JurnalPatroliNews – Jakarta – Â Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat pada penutupan perdagangan sesi I, Selasa siang (5/5/2026). Penguatan terjadi di tengah pergerakan pasar yang fluktuatif sejak awal perdagangan.
IHSG tercatat naik 0,83 persen atau bertambah 57,903 poin ke level 7.029,856.
Sejak dibuka pada level 6.971, indeks bergerak dinamis dengan rentang perdagangan antara level tertinggi di 7.065 dan level terendah di 6.921.
Dari seluruh saham yang diperdagangkan, sebanyak 346 saham menguat, 297 saham melemah, sementara sisanya bergerak stagnan.
Kinerja indeks sektoral menunjukkan pergerakan yang beragam. Sektor bahan baku (basic industry) menjadi penopang utama dengan kenaikan tertinggi sebesar 1,33 persen.
Selanjutnya, sektor keuangan menguat 1,32 persen dan sektor transportasi turut mencatatkan kenaikan sebesar 1,14 persen.
Di sisi lain, beberapa sektor masih berada dalam tekanan. Sektor perindustrian menjadi sektor dengan pelemahan terdalam, turun 0,62 persen, disusul sektor kesehatan yang melemah 0,48 persen dan sektor teknologi yang terkoreksi 0,18 persen.
Pada jajaran saham unggulan, saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) melonjak 14,36 persen, sementara PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) naik 10,34 persen.
Selain itu, saham PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) menguat 3,96 persen, dan PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) naik 0,73 persen.
Sebaliknya, tekanan terbesar datang dari sektor perindustrian, terutama pada saham PT Indospring Tbk (INDS) yang turun 11,62 persen serta PT Astra International Tbk (ASII) yang terkoreksi 4,12 persen.
Secara keseluruhan, penguatan IHSG pada sesi pertama perdagangan ditopang oleh kinerja positif sektor bahan baku dan keuangan, meskipun pasar masih dibayangi tekanan pada sejumlah sektor lain.














