Momen Haru Hardiknas: Pelajar Berkebutuhan Khusus Pimpin Upacara di Mepa Boarding School

JurnalPatroliNews – Jakarta – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Provinsi Papua Tengah tahun ini menyisakan cerita penuh haru dan inspirasi.

Gubernur Meki Nawipa secara khusus melibatkan siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) dalam upacara yang digelar di Mepa Boarding School pada Sabtu (2/5/2026). Kehadiran siswa disabilitas ini menjadi simbol nyata dari tema Hardiknas ke-67 mengenai pendidikan bermutu untuk semua.

Sorotan utama tertuju pada Deki Degey, siswa kelas XI Mepa Boarding School yang terpilih menjadi pemimpin upacara.

Meskipun memiliki keterbatasan fisik dan hanya berdiri dengan satu kaki, Deki sukses menjalankan tugasnya dengan sempurna selama 40 menit tanpa keraguan.

Postur tubuhnya yang tegap serta semangat yang terpancar dari raut wajahnya mendapat apresiasi tinggi dari seluruh peserta upacara.

Dalam amanatnya, Gubernur Meki Nawipa menegaskan bahwa pendidikan adalah hak segala bangsa tanpa kecuali. Ia menekankan bahwa anak-anak berkebutuhan khusus tidak boleh lagi berada di pinggir perhatian.

Menurutnya, Papua Tengah tidak akan mencapai kemajuan jika mengabaikan potensi yang dimiliki siswa disabilitas. Pemerintah berkomitmen untuk terus menguatkan infrastruktur dan kualitas pendidik hingga ke pelosok daerah.

Rangkaian acara Hardiknas tersebut ditutup dengan peresmian gedung sekolah SLB yang baru oleh Gubernur Meki Nawipa.

Langkah ini diharapkan dapat memperluas akses pendidikan khusus di Papua Tengah serta mewujudkan ekosistem belajar yang lebih inklusif bagi seluruh generasi muda di wilayah tersebut.