JurnalPatroliNews – Jakarta – Kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Pusat, mendadak mencekam saat sejumlah personel Satuan Brimob Polda Metro Jaya bersenjata lengkap dikerahkan untuk mengamankan penggerebekan markas judi online jaringan internasional, Sabtu (9/5).
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, mengonfirmasi bahwa pengerahan pasukan elit tersebut bertujuan untuk memastikan situasi di sekitar lokasi tetap kondusif selama proses penindakan berlangsung.
Pihaknya menyatakan bahwa personel Brimob diterjunkan ke lokasi guna memberikan dukungan pengamanan area secara menyeluruh.
Hal ini dilakukan untuk menjamin kelancaran tim penyidik di lapangan dalam mengumpulkan barang bukti serta mengamankan para terduga pelaku tanpa adanya gangguan dari pihak luar.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan pemeriksaan intensif terhadap jaringan yang diduga memiliki keterkaitan lintas negara tersebut.
Budi menambahkan bahwa tim penyidik masih melakukan pendalaman terhadap sejumlah individu yang berhasil diamankan di lokasi kejadian.
Dalam operasi tersebut, petugas menyita berbagai barang bukti krusial berupa perangkat elektronik yang diduga kuat menjadi mesin operasional praktik judi online. Meski demikian, kepolisian belum merinci total jumlah pelaku maupun omzet dari jaringan ini.
Menurut Budi, tim masih bekerja secara teknis untuk membedah jaringan ini hingga ke akar-akarnya. Ia menjanjikan rilis lengkap mengenai pengungkapan kasus besar ini akan segera disampaikan kepada publik setelah proses penyelidikan awal dianggap rampung.














