Trump Puji Aksi Cepat Secret Service Lumpuhkan Penembak di Dekat Gedung Putih


JurnalPatroliNews – WASHINGTON DC — Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, memuji respons cepat dan profesional aparat United States Secret Service setelah berhasil melumpuhkan seorang pria bersenjata yang melepaskan tembakan di dekat kawasan Gedung Putih, Sabtu malam waktu setempat, 23 Mei 2026.

Melalui unggahan di platform media sosial Truth Social, Trump menyampaikan apresiasi kepada anggota Secret Service dan aparat penegak hukum yang dinilainya sigap mengendalikan situasi sebelum menimbulkan dampak lebih luas.

“Terima kasih kepada Dinas Rahasia dan Penegak Hukum kita yang hebat atas tindakan cepat dan profesional yang diambil malam ini terhadap seorang pria bersenjata di dekat Gedung Putih,” tulis Trump.

Insiden terjadi di sekitar persimpangan Pennsylvania Avenue dan 17th Street Northwest, tidak jauh dari kompleks Gedung Putih.

Pelaku diketahui bernama Nasire Best (21). Berdasarkan laporan sejumlah media Amerika Serikat, pria tersebut memiliki riwayat gangguan kesehatan mental dan sebelumnya pernah beberapa kali berinteraksi dengan aparat Secret Service. Aktivitas media sosialnya juga disebut menunjukkan keyakinan bahwa dirinya adalah Yesus Kristus.

Peristiwa bermula ketika pelaku melepaskan tembakan di area sekitar Gedung Putih. Petugas Secret Service kemudian membalas tembakan hingga terjadi baku tembak yang berujung pada tewasnya pelaku.

Dalam insiden tersebut, seorang warga sipil dilaporkan turut terkena tembakan dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Kepala Komunikasi Secret Service, Anthony Guglielmi, mengatakan pelaku sempat dibawa ke rumah sakit setelah terkena tembakan petugas, namun nyawanya tidak tertolong.

Saat kejadian berlangsung, Trump dilaporkan berada di dalam Gedung Putih dan tengah menjalankan agenda kenegaraan, termasuk pembahasan terkait upaya diplomatik dengan Iran. Secret Service memastikan presiden tidak terdampak langsung oleh insiden tersebut.

Komentar