Sempat Diteror Keluarga Pengedar Sabu, Perjuangan Halimah Tusadiyah Kini Berbuah Manis Dapat Tiket ke Makkah

JurnalPatroliNews -Deli Serdang – Perjuangan keras penuh risiko yang dilakoni oleh seorang guru mengaji dalam memerangi peredaran gelap narkotika di lingkungan tempat tinggalnya kini berbuah manis

Sosok guru ngaji pemberani bernama Halimah Tusadiyah dipastikan tidak berjalan sendirian setelah secara konsisten menantang eksistensi para bandar narkoba di kampung halamannya

Perempuan yang mendedikasikan hidupnya mengajar Al-Quran di kawasan Dusun Rantau Panjang, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang ini mulai kebanjiran apresiasi dari berbagai pihak

Setelah sebelumnya menerima pasokan kitab suci Al-Quran dan perlengkapan fasilitas pembelajaran dari tokoh masyarakat, Halimah kini mendapatkan jaminan proteksi keamanan penuh dari aparat kepolisian

Tidak berhenti sampai di situ, buah dari keberaniannya tersebut kini mengantarkan Halimah untuk segera menginjakkan kaki di tanah suci Makkah setelah menerima hadiah umrah gratis

Hadiah sakral tersebut diberikan secara khusus oleh jajaran pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Deli Serdang sebagai bentuk penghormatan atas aksi heroiknya

Saat dikonfirmasi mengenai kabar bahagia tersebut pada hari Jumat ini, Halimah melayangkan untaian rasa terima kasih yang mendalam kepada segenap pimpinan dan anggota DPRD Deli Serdang

Halimah menceritakan bahwa silsilah penerimaan hadiah umrah ini bermula dari adanya momentum tak terduga pada hari Kamis kemarin

Awalnya dirinya hanya diberikan sebuah tiket kurban oleh rekan sejawatnya bernama Wan Mahadi yang sukses memenangkan kuis interaktif gelaran pihak DPRD

Sesaat setelah penyerahan tiket tersebut, Halimah mendadak dipanggil secara khusus oleh Ketua DPRD Deli Serdang, Zakky Shahri, guna berbincang hangat mengenai aksi viralnya memvideokan aktivitas transaksi narkoba

Pasca-pertemuan emosional tersebut, pimpinan dewan langsung memutuskan untuk memberangkatkan Halimah ke tanah suci bersama dengan seorang rekan lainnya yang berstatus mualaf

Impian batin yang selalu diselipkan oleh Halimah dalam setiap draf doa usai salat tersebut akhirnya dikabulkan di mana dirinya dijadwalkan terbang ke Makkah pada kisaran bulan Juli atau Agustus mendatang

Apresiasi Kolektif Anggota Legislatif Hingga Rekam Jejak Ketakutan Santri Di Lingkar Hitam Narkotika

Ketua DPRD Deli Serdang, Zakky Shahri, memberikan pembenaran resmi terkait adanya agenda pemberangkatan umrah bagi guru ngaji berstatus pemberani tersebut

Zakky membeberkan bahwa sumber pendanaan untuk menerbangkan Halimah murni berasal dari draf aksi patungan atau urunan dana pribadi para pimpinan dan anggota dewan

Pihak legislatif mengaku menaruh rasa simpati dan hormat yang sangat tinggi mengingat Halimah secara nekat merekam aksi transaksi barang haram tersebut di tengah kepungan wilayah zona merah narkoba

Saat ini pihak dewan dilaporkan tengah sibuk memfasilitasi proses pembuatan paspor milik Halimah lantaran sang guru ngaji diketahui belum mengantongi dokumen perjalanan luar negeri tersebut

Di sisi lain, Halimah kembali mengenang masa-masa sulit saat dirinya harus menerima caci maki hingga tekanan psikologis berupa hinaan dari komplotan keluarga pengedar narkoba

Langkah nekat membuat video protes tersebut diambil lantaran Halimah sudah tidak sanggup membendung rasa resah atas aktivitas jual beli sabu yang berlangsung telanjang mata di dekat rumah tahfiznya

Kehadiran para draf pengedar narkoba tersebut dinilai sangat mengancam perkembangan mental dan keselamatan anak-anak usia dini yang tengah fokus mendalami ilmu agama di Rumah Tahfiz Ar-Rahmah

Melalui aksi beraninya, Halimah menyandarkan harapan besar agar silsilah generasi muda ke depan dapat terselamatkan sepenuhnya dari jerat hitam narkotika

Sebelumnya, video amatir milik Halimah sempat menjadi sorotan tajam netizen di media sosial setelah dirinya secara terbuka meminta pertolongan kepada Presiden Prabowo Subianto

Merespons jeritan hati sang guru ngaji, jajaran Polresta Deli Serdang langsung bergerak taktis melakukan penggerebekan dan berhasil mencokok dua pengedar kelas teri berinisial AA dan AS

Nahas pasca-penangkapan tersebut, pihak keluarga pelaku yang tidak terima langsung melancarkan aksi teror bersenjata dengan melempari dan merusak fasilitas rumah tinggal milik Halimah

Guna meredam sirkulasi konflik agar tidak semakin meruncing, aparat kepolisian setempat kini telah menerjunkan personil bersenjata guna memberikan pengawalan melekat di rumah korban

Komentar