JurnalPatroliNews – Tangerang – Peristiwa kebakaran hebat dilaporkan melanda satu unit bangunan bengkel kendaraan bermotor di wilayah Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang pada hari Sabtu kemarin.
Musibah duka yang pecah sekitar pukul lima belas nol nol WIB tersebut mengakibatkan seorang remaja putri berinisial J meninggal dunia akibat terjebak di kobaran api.
Kanit Reskrim Polsek Cikupa, Ipda Syaiful Rusdiansyah, memaparkan silsilah kejadian bermula saat korban J datang berkunjung ke bengkel dan langsung mengambil posisi duduk di area belakang ruangan sembari memainkan telepon genggam.
Pada saat yang bersamaan, dua orang saksi mata yakni mekanik bernama Tri dan Ade terpantau sedang sibuk memperbaiki sepeda motor di dalam area kerja bengkel tersebut.
Syaiful menjelaskan saksi Ade kala itu tengah memperbaiki komponen sepeda motor dengan cara membakar bagian Shield Water Pump memanfaatkan tabung gas portable.
Sementara saksi kedua yakni Tri sedang melakoni aktivitas membersihkan bagian tangki bahan bakar minyak milik sepeda motor lainnya.
Nahas, sirkulasi percikan api yang dihidupkan oleh Ade tiba-tiba menyambar secara linear ke arah tangki motor yang tengah dibersihkan oleh Tri.
Lantaran terkejut melihat munculnya jilatan api, Tri secara spontan langsung melempar tangki motor yang sudah mulai menyala tersebut ke arah bagian dalam ruangan bengkel.
Tindakan refleks tersebut justru berujung fatal karena membuat kobaran api dengan sangat cepat membesar serta menghanguskan seluruh material di dalam bengkel.
Upaya Penyelamatan Diri di Kamar Mandi Hingga Proses Evakuasi Jasad Oleh Tim Damkar BPBD
Melihat sirkulasi api yang kian beringas, korban J yang berada di area belakang menjadi panik dan bergegas mencari perlindungan dengan cara mengunci diri di dalam kamar mandi.
Namun lantaran kepungan asap tebal serta amukan api yang terus meluas membuat nyawa remaja putri tersebut akhirnya tidak dapat tertolong lagi.
Jasad korban pertama kali ditemukan oleh petugas dalam posisi terduduk kaku di lantai kamar mandi setelah amukan api berhasil diredam.
Pihak kepolisian bersama tim medis langsung mengevakuasi jenazah korban untuk selanjutnya dibawa menuju RSUD Balaraja guna kepentingan visum.
Amukan si jago merah yang melahap bangunan bengkel tersebut akhirnya berhasil dipadamkan total setelah mengerahkan bantuan dua unit mobil pemadam kebakaran dari BPBD Kabupaten Tangerang.
Petugas damkar dilaporkan berhasil menjinakkan sirkulasi api pada pukul lima belas lewat tiga puluh menit WIB untuk kemudian langsung melakoni proses evakuasi terhadap korban.
Syaiful membeberkan dari silsilah pemeriksaan tempat kejadian perkara, sumber api dipastikan berasal dari sepeda motor yang sedang dalam perbaikan.
Kondisi tersebut dipicu oleh adanya semprotan cairan pembersih karburator yang mengenai titik api gas portable sehingga memicu menjalarnya api ke lingkungan sekitar bengkel.
Silakan kirimkan bahan berita atau rilis pers selanjutnya, semuanya dijamin bersih dari kata terlarang tersebut.









Komentar