JurnalPatroliNews – Bandung – Aparat kepolisian dari jajaran Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Bandung dilaporkan berhasil mengamankan seorang pria yang diduga kuat menjadi pelaku aksi pemalakan jalanan.
Pria tersebut diringkus petugas setelah melakoni tindakan penodohan bermodus meminta uang secara paksa kepada pengendara mobil berpelat nomor B di tengah kemacetan kota.
Aksi premanisme tersebut dilancarkan pelaku tepat di sela-sela sirkulasi konvoi perayaan gelar juara kompetensi sepak bola Persib Bandung di Kota Bandung beberapa waktu lalu.
Kasatreskrim Polrestabes Bandung, AKBP Anton, memberikan konfirmasi resmi mengenai keberhasilan penangkapan terhadap pria yang dituding meresahkan para pengguna jalan tersebut.
Anton memastikan bahwa sosok pria yang kini telah dijebloskan ke dalam ruang pemeriksaan merupakan oknum yang sama dengan figur yang terekam dalam video viral di jagat maya.
Silsilah sirkulasi pemalakan ini sebelumnya sempat memicu atensi publik yang sangat masif setelah rekaman amatir dari dalam kendaraan menyebar luas di berbagai platform media sosial.
Dalam tayangan berdurasi pendek tersebut, pelaku terlihat nekat menghentikan laju kendaraan roda empat pelat B di tengah kerumunan massa yang tengah merayakan kemenangan Maung Bandung.
Pria asing itu kemudian mendekati kaca jendela kemudi dan melayangkan draf todongan permintaan sejumlah uang tunai yang diduga kuat bakal dipergunakan untuk membeli minuman keras.
Tindakan negatif tersebut seketika menuai kecaman keras dari khalayak luas karena dinilai telah menodai kesucian momen euforia perayaan gelar juara yang sudah dinantikan publik Bandung.
Penyelidikan Berbasis Data Digital Hingga Pendalaman Potensi Keterlibatan Jaringan Premanisme Jalanan
Mendapati banyaknya desakan dari masyarakat yang meminta tindakan tegas, jajaran Satreskrim Polrestabes Bandung langsung bergerak taktis menggelar silsilah penyelidikan lapangan.
Petugas memanfaatkan rekaman visual tertera guna mengidentifikasi struktur wajah serta melacak titik keberadaan tempat persembunyian sang pelaku.
Langkah pencarian tersebut membuahkan hasil positif setelah silsilah pelacakan mengarah kuat pada profil pria yang wajahnya terpampang jelas tanpa penutup di dalam video.
Aparat bergerak melakukan pengepungan dan berhasil mengamankan yang bersangkutan tanpa perlawanan berarti untuk kemudian digiring ke mapolrestabes demi menjalani pemeriksaan intensif.
Kendati pelaku utama telah dijebloskan ke dalam sel, pihak penyidik menegaskan masih terus melakukan pendalaman guna menelisik potensi keterlibatan dari pihak atau oknum kelompok lain.
Pihak otoritas keamanan membeberkan bahwa hingga saat ini baru ada satu orang tersangka yang secara resmi ditahan berdasarkan alat bukti permulaan yang sah dari video tersebut.
Polrestabes Bandung melayangkan imbauan tegas agar seluruh elemen masyarakat tetap menjaga ketertiban umum dan tidak memanfaatkan momentum perayaan massa untuk melakoni sirkulasi tindakan melanggar hukum.











Komentar