Akhir Pekan Ini Kawasan GBK Diprediksi Padat Horor, Dishub DKI Minta Warga Gunakan Jalur Alternatif

JurnalPatroliNews – Jakarta – Kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, diperkirakan bakal dipadati oleh puluhan ribu pengunjung sepanjang akhir pekan ini.

Dinas Perhubungan DKI Jakarta secara resmi mengimbau masyarakat yang tidak memiliki kepentingan mendesak untuk menghindari ruas jalan di sekitar area tersebut.

Langkah antisipasi ini diserukan guna menghindari penumpukan volume kendaraan dan potensi kemacetan parah di jalur-jalur protokol yang mengarah ke wilayah tersebut.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Budi Awaluddin, menjelaskan bahwa lonjakan massa dipicu oleh adanya berbagai kegiatan besar berskala nasional serta internasional.

Rangkaian acara tersebut dijadwalkan berlangsung secara bersamaan mulai hari Sabtu besok hingga hari Minggu mendatang.

Berdasarkan data proyeksi, jumlah pergerakan pengunjung diperkirakan menyentuh angka 37.800 orang pada hari Sabtu dan meroket hingga 43.000 orang pada hari Minggu.

Pihak Dishub memastikan bahwa pengaturan arus lalu lintas di lapangan nantinya akan diterapkan secara situasional demi menjaga kenyamanan pengguna jalan.

Rentetan agenda besar yang siap menghentak kawasan olahraga tersebut antara lain adalah pagelaran konser boyband asal Korea Selatan, EXO Planet 6 ExhOrizon di Indonesia Arena.

Selain itu, terdapat pula panggung konser Raisa bertajuk “Love & Let Go” yang bertempat di Jakarta International Convention Center.

Kepadatan juga dipastikan bertambah seiring digelarnya turnamen bulu tangkis bergengsi Polytron Indonesia Open 2026 di Istora Senayan.

Agenda publik lainnya yang ikut meramaikan suasana adalah gelaran Festival Jamu Nusantara 2026 di Hutan Kota serta turnamen Hero E-Sport PUBG di Tennis Indoor.

Imbauan Parkir Resmi dan Optimalisasi Layanan Transportasi Massal

Untuk meredam potensi kesemrawutan, Dishub DKI Jakarta berkolaborasi dengan pihak kepolisian dalam mengawal ketat pergerakan kendaraan di area luar lingkar stadion.

Petugas gabungan akan disiagakan secara penuh di sejumlah titik strategis untuk melakukan penyisiran terhadap praktik parkir liar di badan jalan.

Budi Awaluddin meminta agar para pengunjung yang membawa kendaraan pribadi mematuhi aturan dengan masuk ke kantong-kantong parkir resmi di dalam kompleks GBK.

Manajemen GBK sendiri telah menyiapkan sedikitnya 10 titik lokasi parkir resmi dengan kapasitas daya tampung ribuan kendaraan roda dua maupun roda empat.

Pihak otoritas juga sangat menyarankan agar masyarakat beralih menggunakan moda transportasi umum massal demi efisiensi waktu perjalanan.

Akses mobilitas menuju kawasan tersebut kini sudah terintegrasi baik dengan layanan Transjakarta, kereta Commuter Line, hingga kereta bawah tanah MRT Jakarta via Stasiun Istora Mandiri.

Panduan Lengkap Rute Alternatif Pengalihan Arus Lalu Lintas

Bagi pengendara yang ingin melintasi kawasan sekitar pusat olahraga nasional ini, berikut adalah skema rute alternatif yang disiapkan oleh petugas:

Arus kendaraan dari arah Blok M yang hendak menuju ke Utara atau Tanah Abang diarahkan melalui Jalan Panglima Polim menuju ke Jalan Kyai Maja.

Kendaraan kemudian diarahkan ke Jalan Sultan Iskandar Muda untuk berputar di depan Gandaria City sebelum melanjutkan perjalanan ke Jalan Teuku Nyak Arief.

Rute diteruskan menuju ke kawasan Jalan Tentara Pelajar, melewati Jalan Penjernihan, hingga akhirnya tembus ke koridor Jalan KH. Mas Mansyur.

Bagi pengendara dari Blok M yang ingin mengarah ke Barat atau Slipi, dapat mengambil rute awal yang sama melewati Jalan Panglima Polim dan Jalan Kyai Maja.

Setelah berputar di depan Gandaria City melalui Jalan Sultan Iskandar Muda, kendaraan diarahkan masuk ke Jalan Teuku Nyak Arief dan Jalan Tentara Pelajar untuk kemudian mengakses Jalan Letjen S. Parman.

Sementara itu, arus kendaraan dari arah Blok M yang akan menuju ke Timur atau Kampung Melayu dialihkan melalui rute Jalan Trunojoyo menuju ke Jalan Wolter Monginsidi.

Perjalanan dilanjutkan melintasi Jalan Gunawarman, Jalan Senopati, Jalan Suryo, Jalan Kapten Tendean, Jalan H.R. Rasuna Said, Jalan Prof. Dr. Satrio, hingga masuk ke Jalan Raya Casablanca.

Untuk arus lalu lintas dari arah Tanah Abang yang hendak menuju ke Selatan atau Blok M, pengendara dipandu melintasi koridor Jalan K.H. Mas Mansyur.

Kendaraan kemudian diarahkan lurus menuju Jalan Penjernihan, berlanjut ke Jalan Penjompongan, Jalan Tentara Pelajar, Jalan Teuku Nyak Arief, Jalan Kebayoran Baru, Jalan Kyai Maja, hingga keluar di Jalan Panglima Polim.

Bagi masyarakat dari arah Slipi yang ingin berkendara menuju ke Selatan atau Blok M, dapat memacu kendaraan melewati rute konvensional Jalan Letjen S. Parman.

Arus dipindahkan menuju ke Jalan Tentara Pelajar, masuk ke Jalan Teuku Nyak Arief, melewati Jalan Kebayoran Baru, Jalan Pakubuwono VI, Jalan Bumi, Jalan Kyai Maja, dan berakhir di Jalan Panglima Polim.

Adapun arus kendaraan dari Slipi yang ingin mengarah ke Timur atau Tebet dialihkan melalui Jalan Letjen S. Parman menuju ke area Jalan Pejompongan dan Jalan Penjernihan.

Komentar