JurnalPatroliNews – Singaraja – PT Jasa Raharja Cabang Singaraja membangun kolaborasi strategis bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Buleleng dan jajaran Satlantas Polres Buleleng.
Sinergi lintas instansi ini diwujudkan melalui penyelenggaraan agenda Sosialisasi Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD).
Kegiatan edukatif tersebut menyasar perwakilan elemen petugas juru parkir yang beroperasi di seluruh wilayah teritorial Kabupaten Buleleng.
Inisiatif ini digelar sebagai bentuk komitmen nyata dalam meningkatkan aspek keselamatan transportasi jalan lewat penguatan kapasitas sumber daya manusia yang bersentuhan langsung dengan publik.
Jalannya acara yang berlangsung pada Kamis (11/6/2026) tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Buleleng, Gede Gunawan Adnyana Putra, S.E., M.Si.
Turut hadir dalam forum tersebut Kepala Jasa Raharja Cabang Singaraja Luki Husni Ridwan, ST, CRP., serta Kanit Gakkum Satlantas Polres Buleleng Iptu Bagus Eka.
Agenda ini juga dikawal langsung oleh Kepala Bidang Prasarana Transportasi dan Parkir Dishub Buleleng, Gede Arya Ciptana, bersama tim instruktur lapangan.
Peran Strategis Juru Parkir di Garis Depan Pelayanan Jalan
Kepala Jasa Raharja Cabang Singaraja, Luki Husni Ridwan, menegaskan bahwa petugas parkir memiliki posisi yang sangat strategis dalam tatanan tertib sirkulasi kendaraan.
Hal itu dikarenakan para juru parkir berada di garda terdepan yang berinteraksi langsung serta memandu pergerakan mobilitas masyarakat pengguna jalan raya sehari-hari.
“Petugas parkir tidak hanya bertugas mengatur kendaraan, tetapi juga dapat menjadi agen keselamatan yang mampu memberikan edukasi kepada masyarakat serta memberikan pertolongan pertama apabila terjadi keadaan darurat di sekitar area kerjanya,” ujar Luki Husni Ridwan.
Pihak otoritas berharap lewat pembekalan intensif ini para juru parkir semakin peka terhadap isu keselamatan dan mampu bertransformasi menjadi pelopor ketertiban di ekosistemnya.
Pembekalan Kemampuan Medis Darurat PPGD untuk Korban Jalanan
Selain menerima materi penguatan regulasi lalu lintas, para peserta juga dibekali dengan modul praktik teknis Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD).
Pelatihan medis dasar ini bertujuan untuk mendongkrak keterampilan taktis juru parkir dalam memberikan tindakan penyelamatan awal yang presisi kepada korban kecelakaan.
Langkah respons kilat dan tepat sebelum tibanya bantuan ambulans atau tim medis rumah sakit dinilai menjadi variabel krusial dalam menekan tingkat fatalitas korban.
Sebagai institusi negara yang mengemban amanah utama memberikan perlindungan dasar bagi korban kecelakaan angkutan umum dan lalu lintas jalan, Jasa Raharja berkomitmen mengawal program ini.
Berbagai program edukasi preventif dan sosialisasi keselamatan serupa dipastikan akan terus digulirkan secara berkala demi mewujudkan zero accident di wilayah Bali Utara.















Komentar