JurnalPatroliNews – Banyuwangi – Seorang pemuda berbakat asal Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, berhasil mengukir prestasi gemilang di kompetisi satelit NASA.
Mahasiswa bernama Adam Kandias yang berusia dua puluh satu tahun tersebut sukses meraih Juara Ketiga Dunia dalam ajang bergengsi CanSat Competition dua ribu dua puluh enam di Virginia, Amerika Serikat.
Kompetisi global tahunan tersebut diselenggarakan oleh American Astronautical Society dengan dukungan penuh dari badan antariksa Amerika Serikat, NASA.
Dalam ajang yang berlangsung pada awal Juni tersebut, para peserta ditantang untuk merancang, membangun, sekaligus meluncurkan model satelit mini buatan mereka sendiri.
Dias yang kini menempuh studi di Program Studi Teknik Komputer Politeknik Elektronika Negeri Surabaya bergabung dalam tim riset bernama Bamantara EEPISAT.
Tim riset kampus tersebut menjadi satu-satunya perwakilan dari Indonesia yang mampu menembus babak final dan bersaing ketat dengan enam puluh tujuh tim dari dua puluh satu negara.
Pemuda asal Kelurahan Klatak tersebut mengemban peran penting dalam mengembangkan perangkat lunak stasiun kontrol darat, sistem komunikasi data, serta riset antena penguat sinyal.
Proses perlombaan kedirgantaraan ini memakan waktu persiapan hampir satu tahun, mulai dari penyusunan desain awal hingga puncaknya uji peluncuran satelit di Amerika Serikat.
Dias mengungkapkan bahwa ketertarikannya pada dunia riset teknologi bermula saat dirinya mengikuti program inkubasi talenta lokal bernama Jagoan Digital yang digagas pemerintah daerah.
Melalui program inovasi angkatan tahun dua ribu dua puluh tiga tersebut, ia sempat menetaskan startup lokal bernama Tambalin dan masuk ke akademi bisnis bentukan pemerintah kabupaten.
Pengalaman berharga selama masa inkubasi di daerah diakui telah membentuk pola pikir inovatif, kemampuan pemecahan masalah, hingga kapasitas berbicara di depan publik yang mumpuni.
Pencapaian luar biasa di tingkat dunia ini dinilai menjadi bukti nyata bahwa talenta dari daerah memiliki peluang dan kualitas yang setara untuk bersaing di kancah global.
Keberhasilan membanggakan di panggung internasional ini langsung mendapatkan apresiasi positif dari Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.
Ipuk menyatakan bahwa program Jagoan Digital memang dirancang khusus untuk menjaring dan membina berbagai inovasi unggul dari akar rumput agar mampu bersaing secara global.










Komentar