JurnalPatroliNews – Jakarta – Jajaran Kepolisian Sektor Cilincing bersama Polres Metro Jakarta Utara berhasil mengungkap dan menangkap seorang remaja pelaku perkelahian mematikan di wilayah Kalibaru.
Pelaku yang diketahui berinisial IPS dan masih berusia empat belas tahun tersebut melakukan duel satu lawan satu menggunakan senjata tajam jenis celurit.
Insiden berdarah tersebut mengakibatkan seorang pelajar kelas delapan berinisial WS berusia enam belas tahun meninggal dunia akibat luka bacok serius.
Berdasarkan hasil penyelidikan aparat penegak hukum, perkelahian mematikan itu dipicu oleh aksi saling ejek di media sosial beberapa hari sebelumnya.
Kedua remaja tersebut kemudian menyepakati waktu dan tempat pertemuan hingga berujung pada aksi kekerasan di Jalan Kalibaru Timur Dua.
Tim gabungan kepolisian yang dipimpin Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Cilincing bergerak cepat meringkus pelaku di tempat persembunyiannya.
Selain mengamankan tersangka, petugas juga menyita sejumlah barang bukti krusial termasuk sebilah celurit, pakaian korban, serta rekaman video kejadian.
Kapolsek Cilincing AKP Bobi Dubasri menegaskan bahwa penangkapan ini menjadi bukti komitmen penuh kepolisian dalam menindak tegas segala bentuk kekerasan remaja.
Pihak otoritas mengimbau kepada para orang tua dan elemen masyarakat untuk memperketat pengawasan terhadap aktivitas anak-anak di dunia maya guna mencegah konflik fisik.















Komentar