Koleksi 16 Emas, Tim Pencak Silat TNI AD Tak Terbendung dalam Kejurnas Kasau Championship

JurnalPatroliNews – Jakarta – Kontingen Pencak Silat Garuda TNI Angkatan Darat kembali menorehkan prestasi gemilang dengan menyabet gelar Juara Umum I pada ajang Kejuaraan Nasional Kasau Championship 2026.

Turnamen bergengsi tingkat nasional ini berlangsung dengan meriah di Jakarta International Velodrome selama tiga hari berturut-turut pada akhir pekan lalu.

Kemenangan TNI AD semakin terasa lengkap setelah kontingen dari Yonif 201/Jaya Yudha Kodam Jaya juga berhasil meraih posisi Juara Umum III untuk kategori TNI/Polri.

Kejuaraan yang diikuti oleh lebih dari seribu atlet dari berbagai instansi tersebut secara resmi ditutup oleh Kapuskesau Marsekal Muda TNI dr. M. Roikhan Harowi.

Dalam kategori khusus TNI/Polri, Tim Garuda TNI AD menunjukkan performa yang sangat dominan dengan menurunkan 18 atlet andalannya.

Berkat teknik bertanding yang impresif, tim tersebut berhasil mengamankan 16 medali emas yang sekaligus mengunci posisi puncak klasemen.

Sementara itu, posisi Juara Umum II ditempati oleh tim tuan rumah dari TNI Angkatan Udara yang mengoleksi total 7 medali dalam berbagai kelas.

Keberhasilan Yonif 201/Jaya Yudha di peringkat ketiga menjadi bukti kedalaman bakat bela diri yang dimiliki oleh jajaran Kodam Jaya.

Secara keseluruhan, Kasau Championship 2026 mencatatkan partisipasi sebanyak 1.050 atlet yang terbagi dalam kategori profesional hingga kategori pelajar usia dini.

Kolonel Inf M. Arief Gumelar selaku pimpinan kontingen menyatakan bahwa capaian ini adalah bukti nyata dari keberhasilan pola pembinaan olahraga di lingkungan TNI AD.

Senada dengan hal tersebut, Brigjen TNI Andri Amijaya Kusumah memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kerja keras seluruh elemen pelatih dan pendukung.

Ia berharap prestasi di ajang Kasau Cup ini dapat menjadi pemantik motivasi bagi para prajurit untuk terus berprestasi di kancah internasional.

Selain fokus pada raihan medali, TNI AD berkomitmen menjadikan pencak silat sebagai sarana pelestarian budaya bangsa dan pembentukan karakter ksatria.

Capaian ini kian mempertegas dedikasi institusi dalam membina fisik dan mental prajurit melalui jalur olahraga prestasi yang berkelanjutan.

Komentar