JurnalPatroliNews – Jakarta – Presiden Prabowo Subianto melontarkan candaan mengenai rencana perubahan aturan berpakaian bagi anggota TNI dan Polri saat menghadiri acara organisasi keagamaan.
Kelakar tersebut disampaikan saat beliau menghadiri Penutupan Musyawarah Nasional dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama 2026 yang berlangsung di Bangkalan.
Momen lucu ini bermula ketika Presiden menyapa Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto serta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang duduk di jajaran tamu undangan.
Kedua pimpinan tertinggi aparat keamanan tersebut nampak kompak mengenakan kopiah hitam meskipun sedang mengenakan seragam dinas resmi mereka.
Presiden Prabowo kemudian menyoroti fakta bahwa sebenarnya tidak ada aturan tertulis yang mewajibkan anggota tentara atau polisi mengenakan kopiah dalam protokol resmi.
Beliau berkelakar bahwa pemandangan tentara dan polisi yang memakai kopiah saat datang ke acara NU merupakan hal yang menarik untuk dilegalkan dalam aturan.
Prabowo bahkan sempat menyebut bahwa spesifikasi tutup kepala pada Pakaian Dinas Lapangan atau PDL sebenarnya sudah ditentukan secara baku sejak lama.
Melihat kekompakan Panglima dan Kapolri tersebut Presiden kemudian menyatakan dengan nada bercanda bahwa aturan PDL mungkin perlu segera diubah.
Perubahan tersebut diusulkan agar setiap anggota TNI maupun Polri wajib mengenakan kopiah saat menghadiri kegiatan resmi di lingkungan NU maupun Muhammadiyah.
Pernyataan spontan dari Presiden Prabowo tersebut langsung disambut dengan gelak tawa meriah dari seluruh hadirin yang memadati lokasi acara di Jawa Timur.















Komentar