JurnalPatroliNews | Paris – Suasana di kawasan Menara Eiffel mendadak geger setelah seorang pria nekat memanjat salah satu ikon paling terkenal di dunia tersebut pada Sabtu (4/7/2026) waktu setempat. Aksi itu semakin menarik perhatian publik ketika pelaku mengibarkan bendera Amerika Serikat dari badan menara.
Berdasarkan laporan AFP, peristiwa tersebut berlangsung bertepatan dengan peringatan 250 tahun Hari Kemerdekaan Amerika Serikat. Pria itu terlihat memulai aksinya dari bagian struktur yang berada di antara lantai dua dan lantai tiga sebelum membentangkan bendera Stars and Stripes.
Petugas kepolisian yang berada di lokasi segera melakukan pengamanan. Tidak lama setelah aksi berlangsung, pelaku berhasil diamankan tanpa laporan adanya korban maupun kerusakan pada bangunan bersejarah tersebut.
Sebagai langkah antisipasi, otoritas setempat menutup sementara area pelataran Menara Eiffel, termasuk akses menuju lantai dua dan lantai tiga, demi menjaga keselamatan pengunjung selama proses evakuasi berlangsung.
Hingga kini, kepolisian masih menyelidiki motif di balik aksi nekat tersebut. Pelaku juga belum memberikan penjelasan mengenai alasan dirinya memanjat menara sekaligus mengibarkan bendera Amerika Serikat.
Setelah situasi dinyatakan aman, petugas menurunkan bendera yang sempat dipasang di badan Menara Eiffel dan secara bertahap membuka kembali akses bagi para wisatawan.
Menara Eiffel sendiri merupakan salah satu destinasi wisata paling populer di dunia. Bangunan setinggi 324 meter yang dirancang oleh Gustave Eiffel itu diresmikan pada 1889 dalam ajang World Fair di Paris dan hingga kini menjadi simbol utama ibu kota Prancis. Setiap tahun, sekitar tujuh juta wisatawan mengunjungi landmark tersebut.














Komentar