JurnalPatroliNews | Teheran – Surat kabar konservatif Iran Hamshahri memicu perhatian dunia setelah mempublikasikan sebuah infografik yang menampilkan sejumlah pemimpin dunia yang disebut sebagai pihak yang akan dimintai pertanggungjawaban atas kematian Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.
Publikasi tersebut muncul di tengah meningkatnya ketegangan kawasan setelah Ali Khamenei dilaporkan tewas dalam serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari 2026. Seusai prosesi pemakaman, putranya, Mojtaba Khamenei, menegaskan bahwa Iran tetap berkomitmen melakukan pembalasan terhadap pihak-pihak yang dianggap bertanggung jawab.
Dalam pernyataannya, Mojtaba tidak pernah menyebut nama individu secara spesifik. Namun, infografik yang diterbitkan Hamshahri pada Sabtu (11/7/2026) malam menampilkan foto 13 pejabat tinggi dari Amerika Serikat, Israel, Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia.
Meski demikian, hingga kini belum terdapat konfirmasi bahwa daftar tersebut merupakan dokumen resmi pemerintah Iran maupun keputusan resmi otoritas negara.
“Pembalasan adalah kehendak bangsa kami dan harus dilaksanakan,” ujar Mojtaba Khamenei sebagaimana dikutip AFP.
Ia juga menyampaikan bahwa pihak-pihak yang dianggap bertanggung jawab tidak akan memperoleh kehidupan yang tenang.
Daftar Tokoh yang Dimuat Hamshahri
Infografik yang beredar di media sosial tersebut mencantumkan sejumlah nama pejabat tinggi dunia, yakni:
- Presiden Amerika Serikat Donald Trump
- Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio
- Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth
- Panglima CENTCOM Jenderal Michael “Erik” Kurilla
- Duta Besar AS untuk Israel Mike Huckabee
- Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu
- Menteri Pertahanan Israel Israel Katz
- Menteri Luar Negeri Israel Gideon Sa’ar
- Kepala Staf IDF Eyal Zamir
- Perdana Menteri Inggris Keir Starmer
- Presiden Prancis Emmanuel Macron
- Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni
- Kanselir Jerman Friedrich Merz
Daftar tersebut menjadi perhatian karena melibatkan sejumlah kepala pemerintahan dan pejabat strategis negara-negara Barat yang selama ini menjadi mitra utama Israel.
Belum Ada Pengesahan Resmi
Sejauh ini, tidak ada pernyataan resmi dari pemerintah Iran yang mengesahkan infografik tersebut sebagai daftar resmi target negara.
Publikasi itu juga tidak muncul dalam edisi cetak Hamshahri pada keesokan harinya sehingga memunculkan pertanyaan mengenai status dan dasar penerbitannya.
Namun, kemunculan daftar tersebut dinilai mencerminkan meningkatnya retorika politik di tengah konflik yang masih berlangsung antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel.
Iran sebelumnya menuding sejumlah negara Eropa turut bertanggung jawab karena dinilai memberikan dukungan logistik maupun akses wilayah udara kepada operasi militer Amerika Serikat selama konflik berlangsung.
Di sisi lain, Mojtaba Khamenei juga dilaporkan belum kembali tampil di hadapan publik sejak konflik pecah. Sejumlah laporan menyebut ia mengalami luka dalam serangan yang menewaskan ayahnya, meski belum ada konfirmasi resmi mengenai kondisi kesehatannya.
Hingga saat ini, situasi keamanan di kawasan Timur Tengah masih berada dalam kondisi yang sangat dinamis. Belum terdapat indikasi resmi bahwa daftar yang dipublikasikan Hamshahri akan menjadi dasar kebijakan atau tindakan pemerintah Iran.















Komentar