Indonesia Beri Penghormatan Terakhir untuk Ayatollah Ali Khamenei, Ini Pesan Menlu Sugiono

JurnalPatroliNews | Mashhad – Delegasi tingkat tinggi Republik Indonesia yang dipimpin Ketua MPR RI Ahmad Muzani melakukan ziarah ke makam Pemimpin Syahid Republik Islam Iran, Ayatollah Sayyid Ali Khamenei, di Kompleks Makam Suci Imam Reza (AS), Kota Mashhad. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari penghormatan resmi Indonesia kepada tokoh yang memiliki pengaruh besar dalam perjalanan politik dan keagamaan Iran.

Momen ziarah itu diungkap melalui unggahan resmi Kedutaan Besar Iran di Indonesia di platform X pada Minggu (12/7/2026). Dalam kunjungan tersebut, Ahmad Muzani didampingi Menteri Luar Negeri RI Sugiono, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf, serta Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Bidang Hubungan dan Kerja Sama Internasional Prof. Dr. Syafiq A. Mughni.

Setibanya di Kompleks Makam Suci Imam Reza (AS), rombongan Indonesia disambut Penjaga Utama kompleks, Ayatollah Ahmad Marvi, sebelum melaksanakan doa dan penghormatan terakhir di pusara Ayatollah Sayyid Ali Khamenei.

Dalam keterangannya, Kedutaan Besar Iran menjelaskan bahwa makam Ayatollah Ali Khamenei berada di kawasan Kompleks Makam Suci Imam Reza (AS), salah satu pusat ziarah keagamaan terbesar di Iran yang setiap tahun dikunjungi jutaan peziarah dari berbagai negara.

Delegasi Indonesia turut memanjatkan doa sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada sosok yang dinilai memiliki peran penting dalam sejarah Republik Islam Iran sekaligus hubungan bilateral dengan Indonesia.

Sugiono: Indonesia Kenang Ali Khamenei

Menteri Luar Negeri RI Sugiono juga membagikan momen tersebut melalui akun X pribadinya. Ia menegaskan kehadiran delegasi Indonesia merupakan bentuk penghormatan kepada mendiang Pemimpin Tertinggi Iran.

“Indonesia akan mengenang Yang Mulia sebagai seorang ulama Islam yang dihormati dan tokoh penting dalam persahabatan panjang antara Indonesia dan Iran,” tulis Sugiono.

Menurut Sugiono, hubungan diplomatik dan persahabatan antara Indonesia dengan Iran akan terus dijaga berdasarkan prinsip saling menghormati serta solidaritas kemanusiaan.

“Persahabatan abadi Indonesia-Iran akan terus dibangun atas dasar saling menghormati, dan dengan berdiri bersama di masa-masa berkabung,” ujarnya.

Kunjungan tersebut sekaligus mencerminkan komitmen Indonesia dalam menjaga hubungan baik dengan berbagai negara sahabat melalui pendekatan diplomasi yang menghormati nilai-nilai kemanusiaan, budaya, dan hubungan antarbangsa.

Komentar