Gubernur Kalbar Undang Masyarakat Hadiri GMD, Sekaligus Dukung Kafilah MTQ XXXIV

JurnalPatroliNews | Kayong Utara – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, mengajak masyarakat di Kabupaten Kayong Utara dan seluruh wilayah Kalimantan Barat untuk berpartisipasi dalam dua agenda penting yang digelar secara bersamaan, yakni Gema Membangun Desa (GMD) di Kecamatan Teluk Batang dan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Sukadana.

Ajakan tersebut disampaikan Gubernur saat menghadiri rangkaian kegiatan di Kayong Utara, Jumat (31/7/2026). Menurutnya, kedua agenda tersebut tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga memiliki nilai strategis dalam memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat sekaligus membangun kehidupan sosial dan keagamaan di daerah.

Ria Norsan menjelaskan, Gema Membangun Desa merupakan salah satu program Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat yang dirancang untuk mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, pemerintah dapat berdialog secara langsung dengan warga guna menyerap berbagai aspirasi, usulan, serta kebutuhan pembangunan di tingkat desa.

“Melalui Gema Membangun Desa, pemerintah ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat sehingga berbagai persoalan dan kebutuhan di lapangan dapat diketahui secara langsung sebagai bahan penyusunan kebijakan pembangunan,” ujar Ria Norsan.

Di sisi lain, pelaksanaan MTQ XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Sukadana dinilai menjadi momentum penting dalam memperkuat syiar Islam, membina generasi Qurani, sekaligus mempererat tali silaturahmi antar-kafilah dari seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Barat.

Kegiatan tersebut diikuti para peserta dari 14 kabupaten/kota, serta melibatkan perangkat daerah, kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan berbagai unsur lainnya.

Gubernur mengajak masyarakat memanfaatkan momentum GMD untuk menyampaikan berbagai masukan terkait pembangunan daerah, sekaligus memberikan dukungan kepada para peserta yang berlaga pada ajang MTQ tingkat provinsi.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya bergantung pada program pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat dalam memberikan gagasan dan pengawasan terhadap pelaksanaan pembangunan.

“Silakan masyarakat hadir dan ikut meramaikan kegiatan Gema Membangun Desa di Teluk Batang, sekaligus memberikan dukungan kepada para kafilah yang mengikuti MTQ XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Sukadana,” katanya.

Ria Norsan berharap antusiasme masyarakat dalam kedua kegiatan tersebut dapat memperkuat semangat kebersamaan, meningkatkan kualitas pembangunan yang berbasis aspirasi masyarakat, serta memperkokoh nilai-nilai keagamaan dan persatuan di Bumi Khatulistiwa.

Komentar