Pergoki Warga Tidur di Etalase, Gubernur Sulut: Gedung Ini Harus Dihidupkan Lagi

JurnalPatroliNews | Manado – Pemandangan tak biasa terjadi ketika Gubernur Sulut Yulius Selvanus Komaling (YSK) meninjau eks Gedung Minahasa Raad di sekitar kawasan Zero Point, Manado, Jumat (7/8/2026).

Di tengah pengecekan kondisi bangunan bersejarah tersebut, YSK mendapati seorang warga sedang tertidur di dalam sebuah etalase kaca.

Alih-alih menegur, YSK justru melihat kejadian itu sebagai gambaran kondisi bangunan yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal.

Menurut YSK, bangunan yang tidak digunakan membuat area tersebut kerap dimanfaatkan warga dan pedagang sekitar sebagai tempat beristirahat.

“Karena kondisi bangunan sudah tidak terpakai, tempat ini sering dijadikan lokasi beristirahat warga dan pedagang di sekitar gedung,” ujar YSK saat berada di lokasi.

Temuan tersebut sekaligus memperlihatkan adanya persoalan yang lebih besar, yakni bagaimana menjaga bangunan bersejarah agar tidak kehilangan fungsi dan tetap memiliki manfaat bagi masyarakat.

YSK mengatakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara telah menyiapkan rencana untuk memperbaiki sekaligus menghidupkan kembali eks Gedung Minahasa Raad.

Menurutnya, revitalisasi tidak hanya bertujuan memperbaiki kondisi fisik bangunan, tetapi juga memastikan warisan sejarah tersebut dapat kembali digunakan dan memberi manfaat bagi masyarakat.

“Akan dilakukan perbaikan sehingga gedung ini bisa dimanfaatkan masyarakat Sulawesi Utara,” katanya.

Pemerintah provinsi, lanjut YSK, telah menyiapkan perencanaan renovasi. Pekerjaan fisik ditargetkan mulai dilaksanakan pada awal 2027.

Rencana tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk mengembalikan fungsi kawasan sekaligus menjaga nilai sejarah bangunan yang berada di salah satu titik penting Kota Manado.

Bagi YSK, keberadaan bangunan bersejarah bukan sekadar persoalan konstruksi. Gedung tersebut merupakan bagian dari perjalanan sejarah masyarakat Sulawesi Utara yang perlu dirawat dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

“Ini bentuk kepedulian Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara terhadap warisan leluhur,” tegasnya.

Peristiwa warga yang tertidur di dalam etalase pun akhirnya menjadi gambaran sederhana tentang bagaimana sebuah bangunan yang kehilangan fungsi dapat berubah menjadi ruang informal bagi masyarakat.

Kini, pemerintah provinsi berencana mengubah kondisi tersebut. Dari bangunan yang terbengkalai, eks Gedung Minahasa Raad ditargetkan kembali menjadi ruang yang hidup dan memiliki manfaat bagi masyarakat Sulawesi Utara.

Komentar