Api Muncul dari Lantai 2, Gudang Miras Semarang Dilalap Si Jago Merah

JurnalPatroliNews | Semarang — Kebakaran melanda sebuah rumah dua lantai yang digunakan sebagai tempat penyimpanan minuman beralkohol di Kota Semarang, Jawa Tengah, Minggu (23/8/2026) malam.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 22.00 WIB. Kobaran api dilaporkan muncul dari lantai dua bangunan dan dengan cepat membesar karena terdapat ratusan botol minuman beralkohol yang tersimpan di dalamnya.

Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar Kota Semarang, Tantri Pradono, mengatakan petugas langsung dikerahkan setelah menerima laporan kebakaran.

Sebanyak enam armada dengan 30 personel Damkar Kota Semarang diterjunkan ke lokasi. Penanganan kemudian diperkuat dengan dua armada bantuan dari Damkar Kabupaten Kendal.

“Api muncul dari lantai 2, kobarannya cukup besar. Kami juga mendapatkan bantuan dua armada dari Damkar Kendal. Semalam ada 8 unit dan 40 petugas,” ujar Tantri saat dikonfirmasi, Senin (24/8/2026).

Bangunan yang terbakar diketahui digunakan sebagai tempat penyimpanan stok minuman beralkohol.

Menurut keterangan Damkar Kota Semarang, minuman tersebut rencananya dipasok ke sejumlah tempat hiburan malam atau karaoke di kawasan JBL Mangkang dan sekitarnya.

“Ada ratusan botol minuman beralkohol yang hangus terbakar. Minuman itu disimpan untuk memasok kebutuhan sejumlah tempat karaoke di kawasan JBL dan lingkungan sekitarnya,” kata Tantri.

Api yang muncul dari lantai dua membuat proses pemadaman membutuhkan pengerahan personel dan armada tambahan.

Petugas berjibaku mengendalikan kobaran api sekaligus mencegah api merambat ke bangunan lain di sekitar lokasi.

Tidak terdapat laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Namun, sejumlah barang dan persediaan minuman beralkohol yang berada di dalam bangunan dilaporkan hangus terbakar.

Besaran kerugian material hingga kini belum dapat dipastikan. Pihak Damkar masih menunggu keterangan dari pemilik bangunan mengenai jumlah barang dan aset yang terdampak.

Tantri mengatakan pemilik rumah belum memberikan informasi secara rinci kepada petugas saat proses penanganan kebakaran berlangsung.

“Nanti petugas kami turun untuk investigasi, semalam pemilik rumah agak tertutup. Mungkin karena ada minuman beralkohol jadi ketakutan,” ujarnya.

Petugas Damkar Kota Semarang bersama instansi terkait masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab kebakaran.

Dugaan awal belum dapat disimpulkan karena petugas masih harus melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian.

“Masih didalami apakah api dipicu korsleting listrik atau berasal dari kompor,” kata Tantri.

Pemeriksaan diperlukan untuk memastikan titik awal api sekaligus mengetahui faktor yang menyebabkan kobaran api membesar.

Dengan tidak adanya korban jiwa, perhatian selanjutnya diarahkan pada investigasi penyebab kebakaran dan pendataan kerugian material.

Petugas juga akan memastikan kondisi bangunan pascakebakaran aman serta tidak menyisakan titik api yang berpotensi menimbulkan kebakaran susulan.

Hingga Senin (24/8/2026), penyebab pasti kebakaran maupun total kerugian akibat peristiwa tersebut masih menunggu hasil pemeriksaan di lokasi.

Komentar