JurnalPatroliNews | Jakarta — Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) kembali menjadi perhatian parlemen. Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad bertemu dengan Kepala Otorita IKN (OIKN) Basuki Hadimuljono di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (10/9).
Pertemuan tersebut tidak sekadar membahas perkembangan pembangunan secara umum. Dasco dan Basuki turut mengulas kemajuan kawasan inti pusat pemerintahan atau KIPP, kesiapan infrastruktur penunjang, hingga arah pengembangan IKN pada tahapan selanjutnya.
Dasco menilai pembangunan pusat pemerintahan baru membutuhkan perencanaan yang presisi. Menurut dia, setiap tahapan harus dikawal secara cermat agar pelaksanaannya tetap berada dalam koridor rencana yang telah ditetapkan.
“Membangun pusat pemerintahan baru memerlukan ketepatan di setiap tahap,” kata Dasco melalui akun Instagram pribadinya, Jumat (11/9).
Politikus Partai Gerindra itu menyebut pembahasan dengan Basuki juga menyentuh berbagai agenda strategis, terutama terkait capaian fisik pembangunan dan kesiapan kawasan untuk memasuki fase berikutnya.
“Pokok pembicaraan menyangkut kemajuan kawasan inti pemerintahan, kesiapan infrastruktur pendukung, serta rencana pengembangan tahap berikutnya,” ujar Dasco.
DPR RI, lanjut dia, akan tetap menjalankan fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan pembangunan IKN. Pengawasan tersebut diperlukan untuk memastikan realisasi proyek tidak hanya mengejar target fisik, tetapi juga sejalan dengan perencanaan, penggunaan anggaran, dan tujuan pembangunan yang telah ditetapkan pemerintah.
Dasco menegaskan parlemen akan terus memantau perkembangan di lapangan serta melakukan koordinasi apabila ditemukan hal-hal yang membutuhkan perhatian.
“Kami di DPR RI akan terus mengecek capaian di lapangan dan mengoordinasikan hal-hal yang diperlukan agar pelaksanaan pembangunan tetap sesuai rencana, anggaran, serta tepat sasaran,” tegasnya.
Pertemuan Dasco dan Basuki menjadi bagian dari pengawalan politik sekaligus kelembagaan terhadap keberlanjutan pembangunan IKN. Dengan memasuki tahapan pembangunan berikutnya, perhatian tidak hanya tertuju pada progres konstruksi, tetapi juga kesiapan infrastruktur dan kesinambungan agenda pemindahan serta pengembangan pusat pemerintahan baru Indonesia.















Komentar