Kasum TNI Hadir di Raffles, Hubungan Indonesia-China Masuk Babak Baru

JurnalPatroliNews | Jakarta – Perayaan Hari Nasional ke-77 Republik Rakyat Tiongkok (RRT) di Jakarta menjadi momentum untuk menegaskan semakin luasnya hubungan Indonesia dan China. Tak lagi terbatas pada perdagangan dan investasi, kerja sama kedua negara kini mencakup sejumlah bidang strategis, termasuk politik, maritim, serta keamanan.

Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Richard Taruli H. Tampubolon, S.H., M.M., bersama Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago menghadiri resepsi Hari Nasional ke-77 RRT yang digelar Kedutaan Besar China untuk Indonesia di Hotel Raffles, Jakarta Pusat, Selasa (22/9/2026).

Dalam forum tersebut, Djamari menyampaikan bahwa relasi Indonesia-China berkembang menjadi kemitraan dengan cakupan yang semakin multidimensional.

“Hubungan kita saat ini bertumpu pada lima pilar utama, yaitu politik, ekonomi, hubungan antarmasyarakat, maritim, dan keamanan,” ujar Djamari.

Lima bidang tersebut sejalan dengan kerangka kerja sama lima pilar Indonesia-China yang sebelumnya disepakati kedua negara, setelah aspek keamanan ditambahkan ke empat pilar kerja sama yang telah mencakup politik, ekonomi, hubungan antarmasyarakat, dan maritim.

Hubungan RI-RRT Makin Strategis

Perkembangan hubungan bilateral Indonesia dan China dalam beberapa tahun terakhir memperlihatkan perluasan agenda dari sektor ekonomi menuju bidang yang lebih strategis.

Kementerian Luar Negeri RI mencatat kerja sama kedua negara kini diperkuat melalui mekanisme Comprehensive Strategic Dialogue (CSD) dan mekanisme dialog 2+2 yang membahas politik, pertahanan, keamanan, serta isu kawasan dan global. Pemerintah menyebut kedua mekanisme tersebut sebagai bagian dari penguatan kemitraan strategis komprehensif Indonesia-China.

Perkembangan itu juga tercermin dalam pelaksanaan dialog strategis komprehensif perdana Indonesia-China tahun ini. Dalam perayaan Hari Nasional ke-77 RRT di Jakarta, Kuasa Usaha China untuk Indonesia Zhou Kan menyoroti capaian tersebut sebagai perkembangan baru dalam hubungan bilateral kedua negara.

Kehadiran unsur pemerintah dan TNI dalam resepsi tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa hubungan Jakarta-Beijing tidak hanya berkaitan dengan kerja sama ekonomi, tetapi juga menyentuh isu pertahanan dan keamanan.

Maritim Jadi Perhatian

Sektor maritim menjadi salah satu bidang yang mendapat perhatian dalam pengembangan hubungan Indonesia-China.

Djamari mengatakan Indonesia melihat ruang kerja sama yang luas di bidang tersebut. Sebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki kepentingan terhadap kawasan laut yang aman, damai, stabil, serta mendukung pembangunan berkelanjutan.

Kerja sama maritim menjadi salah satu dari lima pilar hubungan bilateral yang kini menjadi kerangka pembahasan kedua negara.

Dalam konteks kawasan Asia dan Indo-Pasifik yang terus mengalami perubahan dinamika strategis, komunikasi antarpemerintah dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga hubungan sekaligus mengelola berbagai kepentingan yang bersinggungan.

Silaturahmi Pejabat Jadi Ruang Komunikasi

Resepsi Hari Nasional ke-77 RRT di Jakarta juga menjadi ruang pertemuan berbagai pejabat Indonesia dan perwakilan negara sahabat.

Kementerian Pertahanan menyebut kegiatan tersebut dihadiri sejumlah pejabat pemerintah dan diplomat. Acara diisi dengan pemotongan kue, pertunjukan seni budaya, serta sajian khas China.

Bagi hubungan bilateral, agenda semacam ini tidak hanya bersifat seremonial. Pertemuan langsung antarpemangku kepentingan dapat menjadi ruang untuk menjaga komunikasi dan memperkuat pemahaman mengenai agenda kerja sama yang sedang berjalan.

Hubungan Indonesia dan China sendiri telah ditempatkan dalam kerangka kemitraan strategis komprehensif, dengan berbagai mekanisme komunikasi tingkat tinggi yang terus dikembangkan.

Kehadiran Kasum TNI bersama Menko Polkam dalam perayaan tersebut pun berlangsung di tengah semakin luasnya agenda bilateral yang mencakup sektor pertahanan dan keamanan selain bidang ekonomi dan sosial.

Pada akhirnya, perayaan Hari Nasional ke-77 RRT di Jakarta menjadi salah satu momentum diplomatik untuk menjaga kesinambungan komunikasi Indonesia-China. Lima pilar yang disebut Menko Polkam—politik, ekonomi, hubungan antarmasyarakat, maritim, dan keamanan—menjadi kerangka yang menggambarkan semakin luasnya spektrum hubungan kedua negara.

Komentar