Ferry Juliantono Buka Program Beasiswa GENZI, Kolaborasi Alumni dan Kampus Diperkuat

JurnalPatroliNews | Bandung – Ikatan Keluarga Alumni Universitas Padjadjaran (IKA Unpad) memperluas kontribusinya kepada almamater melalui peluncuran Program Beasiswa GENZI. Program yang digagas Unit Pengumpul Zakat (UPZ) IKA Unpad itu diluncurkan bersamaan dengan pembinaan Quranic School of Leader oleh Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Bale Aweuhan Masjid Raya Unpad, Rabu (23/9/2026).

Ketua Umum IKA Unpad Ferry Juliantono menyampaikan apresiasi terhadap program yang dinilai menjadi bagian dari kontribusi alumni untuk mahasiswa, kampus, dan masyarakat.

“Semoga program beasiswa ini bisa bermanfaat dan jumlah penerima manfaat ke depan makin banyak. Atas nama IKA Unpad, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat,” ujar Ferry.

Menurut Ferry, keberadaan program beasiswa tersebut menunjukkan bahwa jejaring alumni dapat diarahkan untuk membangun program yang menyentuh langsung kebutuhan pendidikan sekaligus memperkuat hubungan antara alumni dan almamater.

Dalam agenda tersebut hadir Wakil Rektor Bidang Sumber Daya dan Tata Kelola Unpad Widya Setiabudi Sumadinata, Rektor Unpad periode 2015-2019 Tri Hanggono Achmad, Kepala Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah Bank Indonesia Dadang Muljawan, Ketua Baznas RI Sodik Mudjahid, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat Junanto Herdiawan, serta Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi Krisdianto.

Kolaborasi Alumni, UPZ dan DKM

Ferry melihat kolaborasi antara IKA Unpad, UPZ, DKM, dan Baznas sebagai ruang untuk memperluas program sosial dan keumatan.

“Kolaborasi IKA Unpad, UPZ, dan DKM menjadi kekuatan yang relatif insyaallah akan menjadi lebih besar lagi, apalagi di sini dibantu Baznas,” kata Ferry.

Program beasiswa GENZI menjadi salah satu bentuk dukungan tersebut. Di sisi lain, IKA Unpad juga menempatkan kontribusi alumni dalam agenda penguatan institusi dan berbagai program strategis kampus.

Ferry mengatakan alumni memiliki tanggung jawab untuk ikut mendukung upaya Unpad meningkatkan reputasi akademik dan daya saingnya. Pernyataan mengenai target Unpad masuk 300 besar universitas dunia serta lima besar Indonesia merupakan target yang disampaikan Ferry dalam sejumlah agenda IKA Unpad.

Dukungan Infrastruktur Kampus

Kontribusi IKA Unpad yang disampaikan Ferry tidak berhenti pada program beasiswa. Ia juga menyebut rencana dukungan terhadap pembangunan Rumah Sakit Khusus Kanker melalui kerja sama Unpad dengan PT Pertamedika IHC di kawasan Jalan Dipati Ukur, Bandung.

Selain itu, alumni disebut siap memberikan dukungan terhadap rencana pembangunan auditorium dengan kapasitas lebih besar guna menunjang kegiatan akademik.

Ferry menyatakan berbagai dukungan tersebut diharapkan dapat memperkuat pengembangan Unpad sekaligus memperluas peran alumni dalam membantu almamater.

“Bagi IKA Unpad, kita punya tanggung jawab membantu universitas karena Unpad punya cita-cita naik peringkat menjadi universitas terbaik di 300 besar dunia, dan insyaallah bisa naik lagi menjadi universitas dengan ranking lima terbaik di Indonesia,” tegas Ferry.

Target tersebut merupakan aspirasi yang disampaikan Ketua Umum IKA Unpad, sementara pencapaian peringkat universitas bergantung pada pemeringkatan yang digunakan dan indikator masing-masing lembaga pemeringkat.

Dorong Koperasi Berbasis Masjid

Selain bidang pendidikan dan pengembangan kampus, Ferry juga mendorong penguatan ekonomi syariah berbasis masjid.

Ia mengusulkan DKM Bale Aweuhan Masjid Raya Unpad dapat dikembangkan sebagai contoh koperasi masjid, dengan dukungan dari IKA Unpad.

“Saya menyarankan di Masjid Raya Unpad ini bisa menjadi contoh berdirinya koperasi masjid, insyaallah kami di IKA Unpad siap membantunya,” ujar Ferry.

Gagasan tersebut diarahkan sebagai bagian dari pengembangan ekonomi berbasis komunitas dan kegiatan keumatan.

Unpad Dukung Program Beasiswa

Dukungan terhadap Program Beasiswa GENZI juga disampaikan Wakil Rektor Bidang Sumber Daya dan Tata Kelola Unpad Widya Setiabudi Sumadinata.

Widya menyebut program tersebut sebagai inisiatif yang dapat membantu mahasiswa sekaligus mendukung pengembangan generasi muda.

“Ini program yang sangat mulia dan kami berkomitmen mendukung program ini dan akan kami sampaikan ke Pak Rektor, pemberian beasiswa yang terarah akan membawa kemajuan yang lebih besar,” katanya.

Peluncuran GENZI dengan demikian menjadi salah satu titik temu antara kekuatan alumni, institusi pendidikan, lembaga zakat, dan mitra strategis.

Bagi IKA Unpad, dukungan kepada almamater tidak hanya diwujudkan dalam bentuk hubungan alumni, tetapi juga melalui program pendidikan, sosial, pengembangan fasilitas, dan inisiatif ekonomi berbasis komunitas.

Sementara bagi kampus, keterlibatan alumni menjadi bagian dari jejaring yang dapat mendukung berbagai agenda pengembangan Unpad. Direktori resmi Unpad sendiri menunjukkan bahwa ekosistem beasiswa di kampus tersebut melibatkan beragam program dan mitra, sehingga dukungan tambahan dari jaringan alumni menjadi salah satu bentuk kontribusi eksternal terhadap mahasiswa.

Komentar