JurnalPatroliNews – Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan keyakinannya bahwa arus investasi asing masih akan terus mengalir ke Indonesia. Menurutnya, kondisi ini menjadi indikator positif atas prospek perekonomian nasional.
“Ke depan akan semakin baik. Modal asing sudah kembali masuk ke pasar saham, sehingga prospek ekonomi kita akan terus membaik,” ujarnya dalam konferensi pers APBN Kita, Senin (22/9/2025).
Purbaya menjelaskan, risiko pergerakan nilai tukar rupiah mulai menunjukkan tren penurunan meskipun belum signifikan. Ia menyinggung bahwa sebelumnya volatilitas rupiah sempat meningkat tajam saat terjadi demonstrasi 17+8, namun kini situasi mulai stabil.
Per 19 September 2025, rupiah tercatat berada di level Rp16.428 per dolar AS, atau masih melemah sekitar 3% sejak awal tahun (year to date). “Fluktuasi sempat terjadi, tetapi kepercayaan investor cepat sekali pulih,” kata Purbaya.
Selain itu, selisih imbal hasil (spread) antara Surat Berharga Negara (SBN) dan US Treasury saat ini bertahan di kisaran 79 basis poin. Ia optimistis gap tersebut akan semakin menyempit seiring dengan semakin stabilnya fundamental ekonomi Indonesia.














