Remaja Palestina Dibunuh Tentara Israel di Hari Ulang Tahun

  • Whatsapp
Remaja Palestina tewas ditembak tentara Israel. (Foto: AP/Majdi Mohammed)

JurnalPatroliNews – Jakarta, Seorang remaja Palestina, Ali Ayman Saleh Nasser meninggal setelah ditembak oleh tentara Israel bertepatan di hari ulang tahunnya pada Jumat (4/12). Insiden terjadi selama aksi protes anti-pemukiman di desa Al-Mughayir, 27 kilometer timur laut Ramallah.

Saat kejadian, Ali langsung dilarikan ke rumah sakit namun gagal menghentikan pendarahan di organ vitalnya dan dinyatakan meninggal.

“Dia sangat penyayang. Dia selalu ada di sekitar saya, membantu, bercanda, dan mencium saya. Tapi sekarang, dia telah pergi selamanya,” kata sang ibu, Nihad Abu Ali.

Bacaan Lainnya

Saat kejadian, Ali diketahui sedang berdiri di depan rumah kakeknya ketika mendengar suara tembakan. Remaja berusia 15 tahun ini kemudian berlari ke arah timur desa untuk bergabung dengan saudara dan teman-temannya melihat demonstrasi.

“Saya melihatnya menonton demonstrasi bersama teman-temannya. Dia berdiri dengan tangan di saku, mengobrol tentang hari ulang tahunnya ketika seorang tentara Israel menembaknya,” kata saudaranya, Bassam (18) kepada Anadolu.

Bassam sendiri, selama demonstrasi, sebelumnya sempat ditembak beberapa kali. Terakhir kali, ia ditembak sepekan sebelum kematian saudaranya.

Sang ayah, Ayman Abu-Alia turut mengenang momen bersama putranya.

“Saya mengatakan kepadanya bahwa kakeknya membutuhkan dia. Dia berdoa dan pergi untuk membantu ayahnya. Saya ingat doanya juga,” kenang sang ayah.v

Sementara sang nenek, Khayriat Abu-Alia masih tidak percaya bahwa dia telah kehilangan cucunya yang tercinta di hari ulang tahunnya.

“Dia ada di sekitar kami. Dia selalu ada kapan pun kami membutuhkannya. Setiap malam, saya menghubunginya tapi dia tidak lagi menjawab saya. Saya tidak bisa melupakan kehilangan cucu tercinta,” kata sang nenek.

Israel sejauh ini masih menunda upaya anekasai wilayah Palestina di bawah perjanjian perdamaian dengan Uni Emirat Arab dan Bahrain yang ditengahi oleh Amerika Serikat pada Agustus lalu.

(cnn)

Pos terkait