Resmob Bitung Gulung Sindikat Curanmor, Salah Satu Anggotanya adalah Perempuan

  • Whatsapp
Tiga anggota sindikat Curanmor

JurnalPatroliNews – Bitung,– Tim Resmob Polres Bitung membongkar sindikat pencurian mobil (Curanmor) dengan modus jual-beli kendaraan.

Sindikat ini beranggotakan lima orang, namun baru tiga orang yang berhasil ditangkap Tim Resmob, Rabu (06/01/2021) dan sisanya masih buron.

Bacaan Lainnya

Menurut Kasat Reskrim Polres Bitung, AKP Frelly Sumampouw, tiga anggota sindikat yang berhasil ditangkap adalah SS alias Stief (33) warga Kelurahan Winangun Satu Kecamatan Malalayang Kota Manado, RK alias Ronal (36) warga Kelurahan Perkamil Kecamatan Tikala Kota Manado dan IJK alias Iren alias Joan (42) warga Kelurahan Kairagi Weru Kecamatan Mapanget Kota Manado.

“Dua anggota lainnya yakni R alias Emon Gode warga Kelurahan Teling Bawah Kecamatan Tikala Kota Manado dan Ipul warga Kelurahan Paal Dua Kecamatan Tikala Kota Manado masih buron,” kata Frelly, Jumat (08/01/2021).

Adapun korban dari sindikat yang melibatkan salah satu perempuan ini kata Frelly, adalah Darso Latunda warga Kelurahan Wangurer Utara Kecamatan Madidir.

“Tanggal 19 Desember 2020, korban dihubungi salah satu temannya yang menawarkan kendaraan Toyota Calya dengan Nomor Pol DB 1926 LT warna orange dijual dengan harga Rp31.500.000,” katanya.

Tertarik dengan penawaran itu, korban bersama rekannya menemui perempuan Joan di Jalan Ringroat tepatnya di depan Indomaret Kota Manado sekaligus mengecek kondisi kendaraan.

Setelah dicek, korban langsung menyerahkan Rp10 juta ke Joan dan sisanya ditransfer melalui rekening rekannya kemudian diserahkan ke Joan.

“Tanggal 21 Desember 2020, mobil itu hilang saat diparkir di depan rumah korban dan langsung membuat laporan kehilangan,” katanya.

Berdasarkan laporan itu kata dia, Tim Resmob dipimpin Aipda Denny Papente melakukan penelusuran dan berhasil mengungkap jika misteri hilangnya kendaraan yang baru beberapa hari dibeli itu adalah modus dari sindikat Curanmor.

Rupanya, sebelum mobil itu berpindah tangan, Stief, Emon, Onal dan Ipul telah menggandakan kunci dengan tujuan mencuri mobil itu kembali saat laku dijual.

“Yang mengambil mobil itu saat diparkir adalah Ipul kemudian diserahkan ke Stief untuk dibawa ke Manado dan disembunyikan di kompleks Politeknik Manado,” katanya.

Dari pengakuan para pelaku kata Frelly, mereka sudah beraksi berulang kali dan dari keterangan sementara ada enam unit mobil yang masih dalam penyelidikan diduga dengan modus yang sama.

“Para pelaku merupakan sindikat bandit pelaku penggelapan mobil yang sudah sering kali beraksi di Sulut tapi kali ini terlacak. Buat Emon dan Ipul, larilah yang jauh karena kami akan buru sampai dapat,” katanya.

(abinenobm)

Pos terkait