JurnalPatroNews – Serang – Pemerintah Kabupaten Tangerang resmi menyerahkan aset dan pelayanan air bersih Wilayah II Kota Tangerang kepada Perumda Tirta Benteng (TB). Proses penandatanganan pembaruan perjanjian hibah aset ini berlangsung di Aula Kejaksaan Tinggi Banten, disaksikan langsung oleh Kepala Kejati Banten, Dr. Siswanto, S.H., M.H., bersama jajaran pejabat terkait.
Acara tersebut juga dihadiri Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid, Wali Kota Tangerang Sachrudin, Kepala Perwakilan BPKP Banten Rusdi Sofyan, serta pimpinan Perumdam Tirta Kerta Raharja (TKR) dan Perumda TB. Dalam kesempatan itu, dilakukan penandatanganan berita acara serah terima hibah jaringan perpipaan dan sambungan pelanggan air bersih.
Kepala Kejati Banten, Siswanto, menekankan bahwa aset daerah merupakan amanah publik yang harus dikelola secara profesional demi peningkatan layanan masyarakat. Ia juga menegaskan, pendampingan hukum oleh Jaksa Pengacara Negara memastikan proses hibah berjalan sesuai aturan dan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.
Melalui perjanjian ini, Perumdam TKR Kabupaten Tangerang menyerahkan 23 ribu sambungan pelanggan kepada Perumda TB. Wilayah pelayanan yang kini menjadi kewenangan Kota Tangerang mencakup Kecamatan Periuk, Karawaci, Jatiuwung, serta sebagian kawasan Cibodas.
Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid, menyatakan bahwa langkah ini akan memberi ruang bagi Pemkab untuk mempercepat pengembangan layanan di wilayah kabupaten. “Saat ini cakupan layanan baru sekitar 62%. Dengan dialihkannya sambungan ke Kota Tangerang, fokus kami bisa lebih maksimal pada wilayah kabupaten,” ujarnya.
Sementara itu, Wali Kota Tangerang Sachrudin menyebut momentum ini sebagai bukti nyata semangat sinergi antardaerah. “Kabupaten dan Kota Tangerang adalah satu kawasan yang saling terhubung. Kerja sama seperti ini menjadi kunci sukses pembangunan,” ungkapnya.
Sebagai tindak lanjut, malam ini mulai pukul 20.00 hingga 05.00 WIB akan dilakukan interkoneksi pengaliran air untuk menyesuaikan sistem distribusi. Kedua perusahaan daerah sudah melakukan sosialisasi melalui website resmi, media sosial, serta pesan siaran kepada pelanggan agar masyarakat mendapatkan informasi jelas terkait proses transisi layanan ini.














