Wamenkop Yakin Kopdes Merah Putih Mampu Kawal Program MBG di Tingkat Desa

Wamenkop menyadari bahwa topografi Kabupaten Buru berbeda dengan desa-desa lain, sehingga dibutuhkan sentuhan khusus dari dinas dan kementerian. “Kita perlu mempetakan tempat usahanya dan titik-titik strategis harus punya sentuhan khusus,” terang Wamenkop.

Di Desa Waetele, Kecamatan Waeapo, Kabupaten Buru, Wamenkop mengajak pengurus serta anggota Koperasi Desa Merah Putih Waetele untuk segera melakukan inventarisasi tanah sebagai langkah pelaksanaan Instruksi Presiden Nomor 17 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan Fisik Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

“Pendataan aset ini penting agar dapat berjalan lebih optimal, terukur, dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan ekonomi masyarakat desa,” ungkap Wamenkop.

Dalam kesempatan yang sama, Wamenkop juga meninjau langsung Koperasi Desa Merah Putih Wayame, Ambon dengan meninjau lokasi tanah yang telah disiapkan untuk dibangun gudang dan gerai.

“Saya mendukung dan mendorong Kopdes Merah Putih Wayame untuk terus mengembangkan usahanya agar dapat berdampak dan menjadi motor penggerak ekonomi di Desa Wayame,” kata Wamenkop Farida.

Sementara itu, Bupati Buru Ikram Umasugi berharap program makan bergizi gratis menjadi potensi kerja sama pengembangan koperasi dan UMKM di Kabupaten Buru, beserta pengembangan sumber daya lokal yang memiliki potensi besar untuk mendukung bahan pangan bergizi gratis ini.

“Dengan demikian, program makan bergizi gratis tidak hanya memberikan manfaat bagi peningkatan gizi masyarakat, tetapi juga memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah,” kata Bupati Buru.