BBM di SPBU Swasta Menipis, DPR Sebut Akibat Loyalitas Merek, Bukan Krisis Pasokan

JurnalPatroliNews – Jakarta – Pemerintah memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) secara nasional dalam kondisi aman, meskipun sejumlah SPBU swasta mengalami kekosongan stok.

Fenomena ini disebut lebih dipicu oleh lonjakan permintaan mendadak dan faktor brand loyalty konsumen, bukan karena keterbatasan suplai secara nasional.

Anggota Komisi VI DPR, Firnando Ganinduto, menjelaskan bahwa kuota impor BBM untuk SPBU swasta sudah dinaikkan signifikan. “Kuota impor bahkan sudah ditambah hingga 110 persen dibanding tahun sebelumnya. Jadi, secara nasional stok tetap terkendali,” ujarnya pada Minggu, 21 September 2025.

Firnando menegaskan masyarakat tidak perlu cemas karena kualitas BBM Pertamina setara dengan produk yang dipasarkan oleh SPBU swasta. Ia juga mendukung langkah pemerintah yang memperbolehkan operator swasta membeli base fuel dari Pertamina untuk menjaga ketersediaan.

Menurutnya, mekanisme ini membuat distribusi lebih fleksibel dan efisien, sekaligus membantu pemerintah mengendalikan volume impor agar stabilitas ekonomi tetap terjaga.

“Dengan akses base fuel, SPBU swasta bisa tetap menjaga karakter produknya, sementara pemerintah memastikan pasokan BBM di semua wilayah tidak terganggu,” pungkas Firnando.