Dari Desa untuk Indonesia! Kopdes Merah Putih Jadi Simbol Koperasi Masa Depan

“Di sinilah peran Dekopinwil dan seluruh insan koperasi Jawa Barat untuk membangun narasi positif tentang koperasi, memperkuat publikasi dan pemberitaan, serta membumikan nilai-nilai koperasi dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Menkop Ferry.

Nilai Koperasi

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyebutkan bahwa sesungguhnya ada nilai koperasi dalam mengelola negara, karena dibangun atau didesain secara kolektif. “Sistem pengelolaan APBN atau APBD kita itu ya koperasi, yang disusun atas usaha bersama berazaskan kekeluargaan,” kata Gubernur Jabar.

Begitu juga koperasi, lanjut Dedi Mulyadi, di mana sistem ekonominya disusun atas usaha bersama dengan azas kekeluargaan. Artinya, ada ekonomi berkeadilan yang terdistribusi. “Dananya tidak boleh keluar wilayah atau luar negeri, harus berputar di sekitaran desa,” terang Gubernur Jabar.

Gubernur Jabar pun mewanti-wanti keberadaan para rentenir di tengah masyarakat yang berkedok koperasi, dengan melakukan praktik bank gelap dan berdampak pada tumbuhnya angka kemiskinan.

“Kita ingin menurunkan tingkat kemiskinan, bukan hanya dengan cara meningkatkan pendapatan masyarakat. Tapi, juga menurunkan angka belanja masyarakat. Contoh, pendidikan gratis, makan gratis, dan sebagainya,” kata Gubernur Jabar.

Maka, Dedi Mulyadi mengajak seluruh para penyelenggara negara untuk memiliki spirit koperasi menjadi sebuah sistem. “Sehingga, kita bisa membangun sistem sosial yang kokoh melalui koperasi,” ucap Dedi.