Aksi Buruh di Kedubes AS, Kecam Campur Tangan Washington

JurnalPatroliNews – Jakarta – Sejumlah elemen buruh turun ke jalan dan menggelar demonstrasi di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat yang berlokasi di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, pada Selasa, 6 Januari 2026. Aksi tersebut menjadi bentuk penolakan terhadap apa yang mereka sebut sebagai campur tangan imperialis AS.

Berdasarkan pantauan di lokasi, puluhan peserta aksi membawa spanduk dan poster berisi pesan perlawanan terhadap kebijakan luar negeri Washington. Massa juga membentangkan bendera Venezuela sebagai simbol solidaritas. Beberapa poster bertuliskan penolakan keras terhadap intervensi asing, di antaranya seruan agar Amerika Serikat tidak mencampuri urusan Venezuela.

Selain itu, terlihat pula poster berbahasa Inggris yang menyerukan penghentian agresi militer AS dan menuntut pencabutan embargo ekonomi terhadap Venezuela.

Salah satu koordinator lapangan menyampaikan bahwa aksi tersebut diikuti oleh berbagai organisasi buruh, seperti KASBI, Gebrak, Forum Buruh Nasional, hingga GSBI. Mereka sepakat menentang langkah militer Amerika Serikat yang dinilai mencederai kedaulatan Venezuela.

“Kami menolak keras agresi imperialis yang dilakukan secara brutal,” tegas perwakilan massa aksi.

Ia menambahkan, solidaritas buruh lintas negara dinilai sangat penting dalam situasi konflik tersebut. Menurutnya, Venezuela memiliki kesamaan latar ideologis dengan banyak gerakan buruh, sehingga dukungan internasional dari kelas pekerja menjadi faktor kunci.

“Dalam konflik seperti ini, kekuatan solidaritas kelas pekerja dunia, khususnya dari Amerika Latin, sangat menentukan,” pungkasnya.