JurnalPatroliNews – Pangeran Al Waleed bin Khaled bin Talal Al Saud, yang dijuluki “Pangeran Tidur”, dikabarkan wafat pada Sabtu (19/7/2025) di usia 36 tahun setelah koma selama hampir dua dekade.
Pangeran Al Waleed mengalami koma total sejak mengalami kecelakaan lalu lintas hebat di London pada tahun 2005 saat sedang menempuh pendidikan di Inggris. Insiden itu menyebabkan cedera serius di kepala hingga berujung pada pendarahan otak.
Menurut keterangan dari Cleveland Clinic yang dikutip Senin (21/7/2025), pendarahan otak merupakan kondisi stroke akibat pecahnya pembuluh darah di kepala. Akibatnya, darah yang menggenang di dalam tengkorak memberi tekanan pada otak, sehingga pasokan oksigen dan nutrisi ke jaringan otak terhambat.
Kondisi seperti ini biasanya dipicu oleh cedera berat atau tekanan darah tinggi yang tidak terkendali. Sejak kecelakaan tersebut, Al Waleed terus dirawat intensif di bawah pengawasan medis ketat. Meskipun sempat menunjukkan gerakan kecil yang memunculkan harapan, ia tak pernah kembali sadar.
Selama hampir 20 tahun, sang ayah, Pangeran Khaled bin Talal, tetap bersikukuh tidak mematikan alat bantu hidup sang anak. Ia percaya sepenuhnya bahwa keputusan hidup dan mati ada di tangan Tuhan.








