JurnalPatroliNews – Jakarta – Menjelang datangnya Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi, Masjid Negara di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) dipastikan telah siap difungsikan. Kesiapan ini ditandai dengan peluncuran program Semesta Ramadan Ibu Kota Nusantara oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama.
Program tersebut dirancang sebagai tonggak awal penguatan kehidupan religius di pusat pemerintahan baru Indonesia, sekaligus menjadi sarana membangun tradisi keagamaan di IKN sejak dini.
Direktur Jenderal Bimas Islam Kemenag, Abu Rokhmad, menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan Ramadan akan mulai digelar di Masjid Negara, termasuk pelaksanaan salat tarawih, buka puasa bersama, kajian keislaman, hingga dialog lintas komunitas.
“Berbagai aktivitas keagamaan akan berlangsung sepanjang bulan Ramadan, mulai dari ibadah hingga kegiatan edukatif dan diskusi lintas komunitas,” ujarnya, Rabu (11/2/2026).
Ia menjelaskan, program Semesta Ramadan IKN diharapkan menjadi ruang kebersamaan bagi masyarakat dan aparatur sipil negara yang telah bermukim di wilayah tersebut, agar dapat mengisi bulan suci dengan kegiatan yang bernilai spiritual dan sosial.
Sejumlah agenda telah disiapkan, seperti pembagian takjil dan buka puasa bersama, salat tarawih berjamaah, kultum selepas salat fardu, serta program tematik mingguan. Di antaranya, talkshow dan buka puasa bersama generasi muda setiap Sabtu, serta kegiatan serupa bersama komunitas ibu-ibu setiap Minggu.
Menurut Abu Rokhmad, nuansa religius di IKN harus mulai tumbuh sejak sekarang agar kehidupan spiritual berjalan seiring dengan pembangunan fisik.
“Kami ingin Ramadan tahun ini menjadi titik awal berkembangnya semangat keagamaan dan kebersamaan sosial di Ibu Kota Nusantara,” katanya.
Sementara itu, pembangunan Masjid Negara IKN telah mencapai tahap hampir rampung dengan progres sekitar 99 persen. Saat ini, pengerjaan difokuskan pada penyempurnaan akhir serta pemasangan perlengkapan interior agar masjid dapat segera difungsikan secara optimal.














