Temuan Foodbank ini juga didasarkan pada survei perwakilan nasional yang dilakukan pada Juli lalu tentang kerawanan pangan di Australia. Hasilnya juga menyebutkan krisis kali ini lebih parah daripada penelitian sebelumnya.
“Laporan itu mengatakan 21% orang Australia, atau lebih dari 2 juta orang,telah mengalami kerawanan pangan yang parah dalam 12 bulan terakhir. Itu naik dari 17% pada laporan 2021,” sebagaimana ditulis oleh Guardian.
Saat ini, warga Australia setidaknya harus mencari bantuan dari badan amal setempat untuk mendapatkan pasokan makanan.
Setidaknya mereka juga harus mengeluarkan 100 dolar Australia (Rp 966 ribu) hingga 150 dolar Australia (Rp 1,45 juta) hanya untuk membeli beberapa tas belanjaan di supermarket Woolies.














