Belum lagi kasus-kasus yang sempat mencuat, mulai dari keterlambatan distribusi, keluhan kualitas beras, hingga polemik pengadaan.
“Semua itu harus dijadikan pembelajaran agar manajemen lebih transparan, profesional, dan akuntabel,” katanya.
Terkait isu kartel, Budi menegaskan bahwa tidak ada indikasi praktik semacam itu di tubuh Food Station.
Namun, ia mengingatkan pentingnya keterbukaan informasi dan tata kelola yang baik agar kepercayaan publik tetap terjaga.
Manfaat keberadaan Food Station, kata Budi, sejatinya sudah dirasakan masyarakat. Dari harga pangan yang lebih stabil, akses yang lebih mudah, hingga ketersediaan beras yang relatif terjamin, semuanya menjadi bukti nyata kontribusinya.
Apalagi, Pemprov DKI Jakarta mendukung penuh melalui program pangan bersubsidi, kebijakan harga, hingga pembangunan infrastruktur gudang dan transportasi.
Dari sisi manajemen, Food Station disebut sudah cukup matang. Struktur organisasi yang jelas, penerapan prinsip Good Corporate Governance, hingga sistem pengendalian internal yang ketat menjadi fondasi yang perlu terus diperkuat.
“Yang perlu ditingkatkan adalah bagaimana SDM di dalamnya bisa lebih inovatif dan adaptif terhadap perubahan pasar,” tutur Budi.
Permodalan Food Station sebagian besar berasal dari penyertaan modal Pemprov DKI Jakarta, pendapatan operasional, serta kerja sama dengan pihak swasta.
Sementara keuntungan diperoleh dari penjualan pangan, jasa pergudangan, dan distribusi.
Namun, Budi mengingatkan, sebagai Perumda, Food Station tidak boleh hanya mengejar profit.
“Orientasi utamanya tetap pada pelayanan publik. Kalau ada keuntungan, itu bonus untuk memperkuat layanan,” ujarnya.
Budi juga menekankan pentingnya penataan ulang Food Station agar lebih efisien, berkualitas, dan mampu menjawab tantangan zaman.
Menurutnya, masyarakat bisa ikut terlibat bukan hanya sebagai konsumen, tetapi juga sebagai mitra bisnis, karyawan, hingga pemasok.
“Keterlibatan publik akan membuat Food Station lebih hidup dan membumi, karena ini sejatinya lembaga milik kita bersama,” tutupnya.**














