JurnalPatroliNews – Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan penghargaan besar kepada Partai Golkar atas kontribusinya dalam memperkuat kinerja pemerintah sepanjang satu tahun terakhir.
Ucapan itu disampaikan Prabowo saat berbicara pada puncak perayaan HUT ke-61 Partai Golkar yang berlangsung di Istora Senayan, Jakarta, Jumat malam (5/12/2025).
“Golongan Karya adalah partai dengan sejarah panjang. Saya merasa semakin kuat karena kader-kader yang ditugaskan mendampingi saya bekerja dengan sangat baik,” tutur Prabowo di hadapan ribuan kader dan simpatisan.
Prabowo menegaskan bahwa hubungan dirinya dengan Golkar bukan sekadar kemitraan politik sesaat. Ia menyebut Golkar memiliki makna emosional dan historis dalam perjalanan hidupnya. Presiden bahkan mengaku merasa “nyaman” berada di lingkungan Golkar.
Suasana acara makin hangat saat layar LED menayangkan video dokumentasi lama. Tampak rekaman Prabowo muda mengenakan jaket kuning khas Golkar, berikut foto almarhum ayahnya. Prabowo terlihat tersenyum, dan matanya beberapa kali tampak berkaca-kaca.
Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menyelipkan candaan. Ia menyebut Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia lihai membangun suasana serta mampu “merebut hati” para peserta. Ucapan itu sontak mengundang gelak tawa di ruangan.
Meski penuh keakraban, Prabowo menegaskan bahwa kenyamanan bersama Golkar lahir dari kinerja nyata kader-kadernya dalam pemerintahan. Ia menganalogikan kerjasama tersebut seperti tim sepak bola kelas dunia yang sudah selaras dan paham satu sama lain.
“Tanpa perlu instruksi panjang, mereka sudah tahu ke mana bola akan diarahkan,” ujarnya.
Masuk ke bagian pidato yang lebih serius, Prabowo menegaskan komitmennya menjalankan UUD 1945 secara murni dan konsisten. Ia mengaku para ulama dan tokoh masyarakat terus mengingatkannya agar tidak menyimpang dari amanat konstitusi.
“UUD 1945 bukan jargon politik — itu panduan hidup berbangsa,” tegasnya.
Prabowo memberi sorotan tajam pada Pasal 33 UUD 1945 yang mengatur sistem ekonomi nasional. Menurutnya, pasal tersebut merupakan kunci utama untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat jika dilaksanakan tanpa kompromi.
“Saya yakin, kalau kita jalankan Pasal 33 dan seluruh ketentuan UUD 1945 dengan sungguh-sungguh, kita pasti berhasil,” tutupnya.














