JurnalPatroliNews – Jakarta – Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Almuzzammil Yusuf, menyampaikan rasa duka mendalam atas musibah banjir bandang dan tanah longsor yang melanda kawasan Aceh, Sumatera Utara, hingga Sumatera Barat.
“Atas nama keluarga besar PKS, kami menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya atas bencana banjir bandang dan longsor yang menimpa saudara sebangsa,” ujar Almuzzammil dalam pernyataan resmi pada Jumat, 28 November 2025.
Tragedi tersebut, yang merenggut puluhan korban jiwa dan mempengaruhi 33 kabupaten/kota, disebut Almuzzammil sebagai pukulan besar bagi bangsa Indonesia.
Ia turut menyampaikan doanya agar para korban meninggal mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan para korban luka segera mendapatkan kesembuhan.
Instruksi PKS: Semua Elemen Partai Harus Turun ke Lapangan
Sebagai wujud kepedulian, Almuzzammil memerintahkan seluruh struktur PKS—mulai dari anggota, pengurus, Anggota DPR RI, DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota, hingga kepala daerah yang diusung PKS—untuk bergerak cepat memberikan bantuan nyata kepada masyarakat terdampak.
Bentuk bantuan yang diminta mencakup dukungan dalam proses evakuasi dan pencarian korban, penyediaan kebutuhan pangan serta dapur umum, penyiapan hunian sementara, hingga memastikan layanan kesehatan tetap berjalan optimal.
“Kejadian seperti ini harus menjadi bahan renungan kolektif. Sudah saatnya kita menumbuhkan kesadaran besar tentang pentingnya menjaga lingkungan,” tegas Almuzzammil.
Ia menilai rangkaian banjir bandang dan longsor yang terjadi di wilayah Sumatera menjadi sinyal kuat bahwa tata kelola lingkungan dan ruang harus segera dibenahi.
Ajakan untuk Bersatu dalam Doa dan Kepedulian
Di akhir pernyataannya, Almuzzammil mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk mendoakan para korban dan daerah terdampak agar mampu segera pulih dari keadaan berat ini.
“Mari bersama-sama mendoakan saudara kita di Sumatera. Semoga Allah SWT memberikan perlindungan, kekuatan, dan kesabaran agar masyarakat bisa bangkit dari musibah ini,” tutupnya.














