Rencana Bertemu Presiden Batal, Bos Freeport Sebut Proyek Tetap Berjalan

JurnalPatroliNews – Jakarta – Direktur Utama PT Freeport Indonesia, Tony Wenas, menyampaikan bahwa pertemuan yang sedianya dijadwalkan dengan Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu, 30 Juli 2035, tidak jadi terlaksana.

Hal ini disampaikannya kepada awak media usai keluar dari kompleks Istana sekitar pukul 17.50 WIB, setelah sebelumnya diketahui memasuki area Istana sekitar pukul 14.40 WIB dan berada di dalam selama hampir tiga jam.

Ketika dikonfirmasi mengenai agenda pertemuannya dengan Presiden, Tony menjelaskan bahwa ia belum sempat bertatap muka dengan Kepala Negara.

“Belum sempat, memang belum ketemu,” ujarnya singkat saat dicegat wartawan.

Meski agenda pertemuan urung terjadi, Tony tetap memberikan informasi terkait perkembangan terkini proyek Freeport. Salah satunya menyangkut proses divestasi saham yang saat ini masih berada dalam tahap pembahasan lanjutan.

“Soal divestasi masih dalam tahap diskusi,” tuturnya.

Tak hanya itu, ia juga menginformasikan bahwa fasilitas pengolahan (smelter) milik Freeport yang berlokasi di Gresik, Jawa Timur, telah resmi mulai berproduksi.

“Smelter kita sudah memproduksi katoda tembaga,” ungkap Tony.

Meskipun belum berhasil berdialog langsung dengan Presiden, Tony menegaskan bahwa operasional Freeport tetap berjalan sesuai rencana dan beberapa agenda strategis perusahaan terus diproses.