JurnalPatroliNews – Jakarta – Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, memastikan akan terus memantau kesiapan dan operasional fasilitas pengolahan sampah Refuse Derived Fuel (RDF) di Rorotan, Jakarta Utara. Langkah ini diambil setelah Pemprov DKI Jakarta menyampaikan bahwa masyarakat sudah memahami urgensi keberadaan fasilitas tersebut sebagai solusi pengurangan sampah.
Saat meninjau langsung kawasan Cilincing, Jakarta Utara pada Selasa, Hanif menyampaikan bahwa berbagai upaya telah dilakukan untuk mendukung percepatan operasional RDF Rorotan. Salah satunya melalui rapat koordinasi dengan para produsen yang diwajibkan menjalankan tanggung jawab pengelolaan produk mereka pasca konsumsi atau dikenal dengan Extended Producer Responsibility (EPR).
“Pak Wali Kota sudah membagi tugas kepada pihak terkait, saya akan mengawal agar implementasinya berjalan. RDF Rorotan wajib beroperasi, bagaimana caranya itu sudah menjadi tanggung jawab kepala daerah,” ujar Hanif kepada wartawan.
Hanif juga mengungkapkan bahwa pihaknya menerima laporan dari Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta terkait uji coba pengelolaan sampah yang telah dimulai dengan volume sekitar 500 kilogram. Ia mendorong agar fasilitas RDF bisa segera beroperasi penuh pada bulan Juli ini untuk membantu mengurangi beban sampah di Jakarta yang mencapai 8.000 ton per hari.
“Dari informasi yang kami terima, sudah mulai ada perubahan cara pandang masyarakat terkait pengelolaan sampah. Kuncinya adalah pemilahan sampah sejak awal, kalau itu dilakukan, saya yakin semuanya bisa berjalan lancar,” jelas Hanif.
Langkah ini juga sejalan dengan komitmen Pemprov DKI Jakarta yang menyatakan kesiapan untuk mengoperasikan RDF Rorotan secara bertahap, setelah dilakukan evaluasi menyeluruh guna mengantisipasi keluhan warga, terutama terkait masalah bau.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Asep Kuswanto, mengatakan bahwa evaluasi difokuskan untuk memastikan fasilitas pengolahan sampah tersebut tidak menimbulkan dampak negatif bagi warga sekitar, seperti yang sebelumnya menjadi keluhan utama.
Senada dengan itu, Lurah Rorotan Ahmad Fitroh menyampaikan bahwa warga mulai memahami pentingnya keberadaan fasilitas pengolahan sampah RDF setelah dilakukan sosialisasi yang intensif dan berkelanjutan. Edukasi kepada warga terus dilakukan agar mereka mengerti peran RDF dalam mengurangi tumpukan sampah di wilayah Jakarta Utara.














