JurnalPatroliNews – Jakarta – Kebakaran besar melanda Guryong Village, sebuah kawasan permukiman kumuh yang terletak di Distrik Gangnam, Seoul, Korea Selatan, pada Jumat, 16 Januari 2026.
Api dan asap tebal terlihat membumbung tinggi dari permukiman padat tersebut, yang ironisnya berada di salah satu distrik terkaya di Korea Selatan.
Untuk menjinakkan kobaran api, otoritas setempat mengerahkan hampir 300 petugas pemadam kebakaran dan 85 unit mobil pemadam ke lokasi kejadian.
Meskipun belum ada laporan mengenai korban jiwa, sebanyak 47 warga dari area yang rencananya akan direvitalisasi menjadi hunian bertingkat tersebut telah berhasil dievakuasi ke tempat aman.
Markas Besar Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Metropolitan Seoul menaikkan status siaga kebakaran ke tingkat dua.
Langkah ini diambil menyusul kekhawatiran serius bahwa api dapat merembet dengan cepat ke area pegunungan di sekitar Guryong Village. Namun, upaya pemadaman menghadapi kendala signifikan akibat kondisi cuaca.
Kabut tebal dan debu halus yang menyelimuti kota menghalangi pengerahan helikopter untuk membantu memadamkan api dari udara.
Guryong Village merupakan salah satu dari sedikit permukiman kumuh yang masih tersisa di Seoul, dengan rumah-rumah yang padat dan seringkali terbuat dari material mudah terbakar.
Insiden kebakaran di wilayah ini seringkali menjadi tantangan besar bagi petugas pemadam kebakaran karena akses yang sempit dan infrastruktur yang rentan.
Hingga berita ini diturunkan, petugas masih berjuang memadamkan api sepenuhnya di lokasi. Prioritas utama adalah memastikan tidak ada korban jiwa dan mencegah api meluas lebih jauh ke area sekitar yang lebih luas.














