Insiden Berdarah di Pakistan: 10 Demonstran Tewas, Keterlibatan Marinir AS Jadi Sorotan

JurnalPatroliNews – Jakarta -Pihak militer Amerika Serikat mengonfirmasi keterlibatan personel Marinir dalam insiden penembakan saat aksi protes massa di Konsulat AS di Karachi, Pakistan, pada Minggu (1/1/2026).

Dua pejabat tinggi Amerika Serikat membenarkan bahwa personel Marinir melepaskan tembakan ketika demonstran berhasil menerobos masuk ke dalam kompleks diplomatik tersebut.

Laporan dari Reuters menyebutkan bahwa pengakuan ini merupakan konfirmasi pertama mengenai keterlibatan langsung pasukan Marinir AS dalam penggunaan senjata api selama kerusuhan berlangsung.

Meskipun demikian, kedua pejabat tersebut menekankan bahwa hingga saat ini belum dapat dipastikan apakah peluru yang dilepaskan oleh personel Marinir merupakan penyebab langsung jatuhnya korban jiwa.

Selain personel militer resmi, otoritas terkait juga tengah mendalami apakah tembakan dilepaskan oleh pihak keamanan lain yang bertugas melindungi misi diplomatik, termasuk kontraktor keamanan swasta serta kepolisian setempat.

Ketidakjelasan mengenai asal tembakan fatal ini menjadi poin krusial dalam penyelidikan lanjutan di lapangan.

Aksi protes yang dipicu oleh ketegangan geopolitik di kawasan tersebut berujung maut dengan sedikitnya 10 orang dilaporkan tewas.

Berdasarkan laporan Al Jazeera, jatuhnya korban terjadi sesaat setelah massa berhasil menjebol tembok luar kompleks konsulat yang memicu respons eskalasi dari tim keamanan internal.

Juru bicara pemerintah provinsi, Sukhdev Assardas Hemnani, sebelumnya telah memberikan pernyataan bahwa personel keamanan terpaksa melepaskan tembakan untuk mengendalikan situasi.

Namun, Hemnani tidak merinci secara spesifik afiliasi satuan keamanan yang melakukan tindakan tersebut, apakah dari unsur aparat domestik atau pasukan asing.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi tambahan mengenai hasil autopsi maupun investigasi balistik untuk menentukan pihak mana yang bertanggung jawab atas jatuhnya 10 korban tewas tersebut.

Situasi di sekitar Karachi tetap dalam pengawasan ketat guna mengantisipasi aksi balasan atau protes lanjutan dari warga setempat.