JurnalPatroliNews | Abu Dhabi — Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dilaporkan melakukan kunjungan tertutup ke Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA), pada Minggu (27/9/2026). Dalam kunjungan singkat tersebut, Netanyahu disebut bertemu dengan Presiden UEA Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan atau MBZ.
Laporan mengenai perjalanan tersebut pertama kali muncul dari Channel 12 Israel. Informasi itu kemudian dikonfirmasi oleh seorang pejabat senior Israel kepada Reuters mengenai kunjungan Netanyahu ke Abu Dhabi dan pertemuannya dengan MBZ.
Menurut laporan Channel 12 yang dikutip sejumlah media Israel, Netanyahu menggunakan pesawat pribadi dan tiba di Abu Dhabi sekitar pukul 15.10 waktu setempat. Ia disebut berada di UEA selama kurang lebih empat jam sebelum kembali ke Israel.
Hingga laporan mengenai perjalanan itu beredar, Kantor Perdana Menteri Israel maupun pihak UEA belum memberikan keterangan resmi mengenai agenda pertemuan tersebut.
Pertemuan Berlangsung Tanpa Pengumuman
Tidak seperti kunjungan kenegaraan yang biasanya diumumkan secara terbuka, perjalanan Netanyahu kali ini berlangsung tanpa pemberitahuan resmi sebelumnya.
Laporan mengenai kunjungan itu muncul ketika Netanyahu tengah berada di New York dalam rangkaian agenda diplomatik Israel. Dari New York, ia kemudian disebut melakukan perjalanan ke Abu Dhabi menggunakan pesawat pribadi sebelum kembali ke Israel pada hari yang sama.
Pertemuan dengan MBZ menjadi perhatian karena hubungan Israel dan UEA tetap berlangsung meski kawasan Timur Tengah menghadapi ketegangan geopolitik yang berlapis.
UEA dan Israel secara resmi membuka hubungan diplomatik melalui Abraham Accords yang ditandatangani pada 15 September 2020. Sejak saat itu, kedua negara mempertahankan hubungan diplomatik dan berbagai bentuk kerja sama bilateral.
Namun, tidak ada pernyataan resmi yang menjelaskan isi pembicaraan Netanyahu dan MBZ dalam kunjungan 27 September tersebut.
Polemik Peringatan Sebelum 7 Oktober
Kunjungan itu berlangsung di tengah munculnya kembali laporan mengenai dugaan komunikasi MBZ dengan Netanyahu menjelang serangan Hamas pada 7 Oktober 2023.
Haaretz sebelumnya melaporkan bahwa MBZ disebut telah memperingatkan Netanyahu mengenai kemungkinan operasi besar Hamas yang berpotensi menimbulkan pertumpahan darah dan berdampak terhadap kawasan. Laporan tersebut kemudian diperluas oleh Channel 12 yang mengaitkan peringatan itu dengan informasi intelijen UEA mengenai kemungkinan aksi Hamas.
Menurut laporan Channel 12 yang dikutip The Times of Israel, badan intelijen UEA disebut telah menyampaikan peringatan kepada Shin Bet pada September 2023 mengenai kemungkinan aksi kekerasan Hamas. Laporan itu menyebut peringatan tersebut kemudian menjadi latar belakang dugaan komunikasi antara MBZ dan Netanyahu.
Namun, laporan tersebut masih menjadi bahan perdebatan.
Netanyahu Membantah Pernah Menerima Peringatan
Netanyahu berulang kali membantah laporan bahwa dirinya menerima peringatan langsung dari MBZ sebelum serangan 7 Oktober 2023.
Kantor Perdana Menteri Israel sebelumnya menyatakan laporan mengenai percakapan tersebut tidak benar dan membantah bahwa Netanyahu berbicara dengan Presiden UEA pada periode yang dimaksud. Netanyahu juga dilaporkan menyatakan akan mengambil langkah hukum terhadap Haaretz atas pemberitaan tersebut.
Di sisi lain, laporan Channel 12 menyebut sumber-sumber Emirat memiliki pengetahuan langsung mengenai dugaan komunikasi tersebut. The Times of Israel juga melaporkan bahwa seorang sumber Emirat mengonfirmasi adanya panggilan tersebut, meskipun pemerintah UEA sendiri tidak memberikan konfirmasi publik mengenai isinya.
Dengan adanya bantahan dari Netanyahu dan tidak adanya konfirmasi publik dari Abu Dhabi, detail mengenai dugaan peringatan itu tetap menjadi isu yang diperdebatkan.
Kunjungan Baru Setelah Perjalanan Rahasia Sebelumnya
Perjalanan 27 September bukan pertama kalinya kunjungan Netanyahu ke UEA berlangsung secara tertutup.
Pada Mei 2026, Netanyahu mengungkap bahwa dirinya pernah melakukan kunjungan rahasia ke UEA ketika konflik dengan Iran berlangsung. Netanyahu menggambarkan pertemuan tersebut sebagai perkembangan penting dalam hubungan bilateral.
Namun, pemerintah UEA saat itu membantah bahwa Netanyahu pernah berkunjung. Di sisi lain, sejumlah sumber yang mengetahui pertemuan tersebut mengatakan Netanyahu bertemu MBZ di Al Ain pada 26 Maret 2026.
Perbedaan informasi tersebut membuat kunjungan terbaru ke Abu Dhabi kembali menjadi perhatian media regional.
Hubungan Israel-UEA Tetap Terjaga
Israel dan UEA menjalin hubungan diplomatik setelah penandatanganan Abraham Accords pada September 2020. Hubungan tersebut kemudian berkembang melalui pembukaan kedutaan dan berbagai kerja sama di bidang perdagangan, ekonomi, teknologi, energi, kesehatan, pariwisata dan sektor lainnya.
Pemerintah UEA dalam berbagai pernyataan resmi juga menyebut hubungan bilateral dengan Israel tetap menjadi bagian dari hubungan diplomatik kedua negara.
Karena itu, pertemuan Netanyahu dan MBZ bukan sesuatu yang tidak memiliki preseden diplomatik. Yang membedakan kunjungan 27 September adalah sifatnya yang tidak diumumkan sebelumnya dan berlangsung ketika perhatian publik Israel sedang tertuju pada laporan mengenai komunikasi menjelang 7 Oktober 2023.
Isi Pertemuan Masih Tertutup
Sampai saat ini, belum ada keterangan publik mengenai agenda spesifik yang dibahas Netanyahu dan MBZ dalam pertemuan tersebut.
Tidak ada penjelasan resmi yang mengaitkan pertemuan itu dengan isu tertentu, termasuk konflik regional, hubungan Israel-UEA, Iran maupun laporan mengenai peringatan sebelum serangan Hamas.
Karena itu, isi pembicaraan keduanya masih berada pada wilayah laporan media dan belum dapat dipastikan melalui pernyataan resmi kedua pemerintah.
Yang telah dilaporkan adalah adanya kunjungan Netanyahu ke Abu Dhabi dan pertemuan dengan MBZ pada 27 September 2026.
Polemik Lama Bertemu Pertemuan Baru
Pertemuan tertutup tersebut kini menjadi bagian dari dua perkembangan yang berjalan bersamaan.
Di satu sisi, Israel dan UEA tetap mempertahankan hubungan diplomatik yang dibangun sejak 2020. Di sisi lain, laporan mengenai dugaan peringatan MBZ sebelum serangan 7 Oktober kembali menjadi perhatian di Israel.
Netanyahu sendiri tetap membantah bahwa dirinya menerima peringatan tersebut, sementara detail komunikasi yang dilaporkan sejumlah media belum diumumkan secara terbuka oleh pemerintah UEA.
Kunjungan Netanyahu ke Abu Dhabi pada 27 September pun berakhir setelah sekitar empat jam. Tanpa konferensi pers dan tanpa penjelasan resmi mengenai agenda, pertemuan tersebut menyisakan sejumlah pertanyaan mengenai substansi pembicaraan kedua pemimpin.
Untuk sementara, fakta yang tersedia terbatas pada perjalanan Netanyahu ke Abu Dhabi dan pertemuannya dengan MBZ, sementara isi pembicaraan serta kaitannya dengan berbagai isu yang sedang berkembang masih menunggu penjelasan resmi.













Komentar