JurnalPatroliNews – Jakarta – Penasihat Keamanan Nasional Israel, Tzachi Hanegbi, resmi diberhentikan dari jabatannya oleh Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu. Keputusan ini diumumkan secara langsung oleh kantor perdana menteri Israel, yang sekaligus mengumumkan nama penggantinya.
“Perdana Menteri Netanyahu memberi tahu saya hari ini tentang niatnya untuk menunjuk kepala dewan keamanan nasional yang baru. Sehubungan dengan hal ini, masa jabatan saya sebagai penasihat keamanan nasional dan kepala dewan keamanan nasional berakhir hari ini,” kata Hanegbi dalam pernyataan resminya pada Selasa (21/10/2025).
Dilansir dari Al Jazeera, Rabu (22/10/2025), kantor perdana menteri Israel menyebut bahwa Gil Reich akan ditunjuk sebagai pelaksana tugas kepala dewan keamanan nasional menggantikan Hanegbi.
“Perdana Menteri Benjamin Netanyahu berterima kasih kepada Tzachi Hanegbi atas pengabdiannya sebagai kepala dewan keamanan nasional selama tiga tahun terakhir, dan mendoakan beliau agar sukses dan sehat selalu,” tulis pernyataan resmi kantor perdana menteri.
Pemecatan Hanegbi sebenarnya sudah diprediksi sejak beberapa minggu terakhir, menyusul rumor ketegangan hubungan antara dirinya dengan Netanyahu terkait kebijakan militer Israel di Gaza.
Menurut sejumlah media Israel, hubungan keduanya memburuk karena Hanegbi menolak rencana pengambilalihan penuh Kota Gaza oleh pasukan militer Israel. Hanegbi juga disebut lebih mendukung langkah diplomasi untuk mencapai kesepakatan dengan Hamas, alih-alih terus melanjutkan agresi militer yang menimbulkan banyak korban.
Keputusan Netanyahu ini dipandang sebagai sinyal adanya pergeseran strategi keamanan nasional Israel di tengah meningkatnya tekanan politik dan internasional terhadap operasi militer di Gaza.














