6 dibaca,  1 dibaca hari ini

JurnalPatroliNews-Oslo – Pemerintah Norwegia menepis tudingan bahwa ikan salmon asal negaranya menjadi penyebab munculnya klaster baru penyebaran virus Corona di Beijing, setelah sejumlah restoran dan peritel di China menyetop penjualan salmon impor tersebut.

Ikan salmon Norwegia yang masuk ke China makin diawasi ketat otoritas setempat setelah munculnya klaster baru virus Corona dilaporkan terlacak di pasar grosir Xinfadi di Beijing, dan talenan atau papan pemotongan yang dipakai untuk mengiris salmon impor.

“Masalah ini sudah dituntaskan,” kata Menteri Perikanan Norwegia, Odd Emil Ingebrigtsten, seperti dikutip TDN Finans dan dilansir AFP, Rabu (17/6/2020). “Kami sedang menyusun detailnya hari ini dan dapat saya tegaskan bahwa masalah ini tampaknya sudah diselesaikan,” imbuhnya.

Ingebrigsten mengatakan pemerintah China dan Norwegia telah bertemu pada Selasa (16/6) dan menyimpulkan bahwa salmon Norwegia bukanlah sumber dari virus yang terdeteksi pekan lalu di pasar Beijing.

Sedikitnya 137 orang terinfeksi virus Corona sejak pekan lalu di ibu kota China tersebut. Peningkatan jumlah kasus infeksi baru ini telah memicu lockdown (penguncian) di beberapa wilayah sekitar, bahkan ribuan jadwal penerbangan terpaksa dibatalkan.(detik.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *