JurnalPatroliNews – Jakarta -Presiden Rusia Vladimir Putin mengecam keras aksi serangan udara gabungan Amerika Serikat dan Israel yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, pada Sabtu (28/2/2026).
Melansir laporan AFP dan Reuters, Putin menyebut tindakan militer tersebut sebagai bentuk pelanggaran sinis terhadap seluruh norma moralitas manusia serta hukum internasional yang berlaku.
Melalui surat resmi yang diterbitkan oleh Kremlin dan ditujukan kepada Presiden Iran Masoud Pezeshkian, pemimpin Rusia tersebut menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam.
Dalam pesannya, Putin secara khusus menyoroti cara pembunuhan terhadap Seyed Ali Khamenei beserta anggota keluarganya yang dinilai melampaui batas-batas etika hubungan antarnegara.
Putin juga mengenang mendiang Khamenei sebagai sosok negarawan luar biasa yang memiliki andil besar dalam mempererat hubungan bilateral antara Rusia dan Iran.
Ia meminta Presiden Pezeshkian untuk menyampaikan simpati dan dukungan penuh dari pihak Rusia kepada keluarga mendiang, jajaran pemerintahan, serta seluruh rakyat Iran yang kini tengah dalam masa berkabung.
Sebelumnya, pihak Rusia melalui pernyataan resmi pada hari Sabtu telah mengutuk eskalasi militer tersebut sebagai sebuah petualangan berbahaya.
Moskow memperingatkan bahwa tindakan agresif terhadap wilayah kedaulatan Iran berpotensi memicu bencana kemanusiaan dan keamanan berskala besar di seluruh kawasan Timur Tengah.
Dinamika diplomatik juga menunjukkan koordinasi yang intens antara kedua negara. Diplomat tertinggi Moskow, Sergei Lavrov, dilaporkan telah melakukan pembicaraan telepon dengan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi segera setelah serangan terjadi.
Pembicaraan tersebut dilakukan atas inisiatif pihak Teheran guna membahas langkah-langkah strategis di tengah situasi darurat.
Hubungan kerja sama antara Moskow dan Teheran tercatat semakin menguat secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
Pada 2025, kedua negara telah menandatangani perjanjian kemitraan strategis yang memperkokoh hubungan di berbagai sektor, termasuk pertahanan dan teknologi militer.
Iran juga dipandang sebagai salah satu sekutu terdekat Rusia dalam menghadapi dinamika geopolitik global yang kian memanas, yang mempertegas solidaritas kedua negara di tengah tekanan internasional.














