Moskow Gempur Ukraina, Sistem Roket Himars Berhasil Dilumpuhkan

JurnalPatroliNews – Jakarta – Perang antara Rusia dan Ukraina kembali memanas setelah pasukan Moskow melancarkan serangan besar ke berbagai fasilitas militer Ukraina pada Minggu (16/11/2025) malam.

Salah satu target utama adalah High Mobility Artillery Rocket System (Himars) buatan Amerika Serikat (AS) yang digunakan Ukraina untuk menyerang wilayah Rusia.

Mengutip laporan Military Affairs Voennoedelo, Senin (17/11/2025), Kementerian Pertahanan Rusia menyebutkan bahwa serangan terkoordinasi menggunakan rudal Iskander dan pesawat nirawak (drone) Geran berhasil menghancurkan sistem peluncur Himars serta peluncur kompleks rudal Neptune di dekat Vasilyevsky, wilayah Dnepropetrovsk.

Serangan drone Geran juga menghantam infrastruktur energi utama di wilayah Odessa, menyebabkan pemadaman listrik luas di beberapa daerah seperti Akkerman, Monashi, Starokazachye, dan Udobnoye.

Di wilayah Kharkov, drone Rusia menargetkan infrastruktur gas termasuk fasilitas kompresi di Limanovka, yang memicu kebakaran setelah serangan mengenai titik vital jaringan gas setempat.

Selain Odessa dan Kharkov, Rusia turut melancarkan serangan tambahan ke wilayah Chuguev dan Sumy. Di Sumy, serangan drone dan rudal dilaporkan mengenai beberapa titik di distrik utama kawasan tersebut.

Serangan terhadap Himars bukan yang pertama. Pada Maret 2025, Rusia juga mengklaim menghancurkan unit Himars yang dipasok AS menggunakan rudal balistik jarak pendek Iskander.

Himars sendiri menjadi salah satu komponen penting dalam kekuatan artileri Ukraina sejak AS mulai mengirimkan bantuan militer. Mengutip laporan Newsweek pada Maret 2025, AS telah memasok sedikitnya 39 unit Himars beserta suplai amunisi dalam jumlah besar.