Latma Orruda 2026 Resmi Dimulai, TNI AL dan Angkatan Laut Rusia Pererat Kerja Sama

JurnalPatroliNews – Jakarta – Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat diplomasi pertahanan melalui partisipasi pada Latihan Bersama (Latma) Bilateral Orruda 2026 bersama Angkatan Laut Federasi Rusia (Russian Federation Navy/RFN).

KRI I Gusti Ngurah Rai (GNR)-332 resmi sandar di Vladivostok, Rusia, sebagai bagian dari rangkaian latihan yang menjadi simbol eratnya hubungan kerja sama maritim kedua negara.

Kedatangan KRI GNR-332 disambut langsung oleh Asisten Operasi (Asops) Kasal Laksda TNI Yayan Sofiyan dan Asisten Intelijen (Asintel) Kasal Laksda TNI Andy Kriswanto, bersama jajaran Angkatan Laut Federasi Rusia.

Kehadiran delegasi TNI AL di Vladivostok tidak hanya untuk menyambut Satuan Tugas (Satgas) Latma Orruda 2026, tetapi juga melakukan pengecekan akhir terhadap kesiapan personel maupun material tempur yang akan digunakan selama latihan.

Pemeriksaan tersebut mencakup kesiapan prajurit, sistem persenjataan dan alutsista kapal perang, hingga berbagai sarana pendukung latihan guna memastikan seluruh tahapan kegiatan, baik Harbour Phase maupun Sea Phase, dapat berlangsung aman, lancar, dan sesuai rencana.

Latihan bilateral ini dijadwalkan dibuka secara resmi dan direncanakan akan dihadiri oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali.

Di sela kegiatan penyambutan, Asops Kasal mengadakan pertemuan dengan Komandan Flotila Kekuatan Gabungan Rusia (Commander of the Primorsky Flotilla of Diverse Forces), Vice Admiral Alexei Yurievich Sisuev. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak menegaskan pentingnya menjaga kesinambungan hubungan strategis antara TNI AL dan Angkatan Laut Rusia yang telah terjalin selama bertahun-tahun.

Asops Kasal menegaskan bahwa keikutsertaan KRI I Gusti Ngurah Rai dalam Latma Orruda 2026 merupakan bagian dari komitmen Indonesia dalam memperkuat hubungan persahabatan dan kerja sama pertahanan dengan Federasi Rusia melalui jalur diplomasi maritim.

Hubungan kedua angkatan laut selama ini juga tercermin dalam berbagai forum internasional. Angkatan Laut Rusia secara konsisten berpartisipasi dalam sejumlah agenda yang diselenggarakan TNI AL, di antaranya Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK), International Maritime Security Symposium (IMSS) 2025, hingga Asia-Pacific Naval Chiefs Symposium (APCS).

Latihan Bilateral Orruda 2026 menjadi penyelenggaraan kedua setelah edisi perdana sukses dilaksanakan di Indonesia. Pelaksanaan latihan secara bergantian tersebut mencerminkan semakin eratnya hubungan pertahanan kedua negara sekaligus memperluas interoperabilitas dan profesionalisme prajurit angkatan laut.

TNI AL menilai kerja sama tersebut merupakan implementasi nyata politik luar negeri Bebas Aktif Republik Indonesia yang terus diperkuat di bawah kepemimpinan Presiden RI Prabowo Subianto, khususnya dalam membangun kemitraan strategis dengan negara sahabat.

Melalui pendekatan Naval Diplomacy, TNI AL berkomitmen memperkuat kepercayaan antarnegara, meningkatkan kapasitas kerja sama pertahanan, serta berkontribusi menjaga stabilitas keamanan maritim, baik di kawasan Indo-Pasifik maupun pada tingkat global.

Komentar