JurnalPatroliNews – Jakarta – Otoritas Uni Emirat Arab (UEA) mengeluarkan peringatan keras dan mendesak masyarakat untuk tetap waspada menghadapi cuaca ekstrem yang membawa hujan lebat serta badai petir.
Pemerintah UEA secara resmi meminta warga untuk sebisa mungkin tetap berada di dalam rumah dan hanya melakukan aktivitas di luar jika kondisi benar-benar mendesak.
Kementerian Dalam Negeri UEA menekankan agar warga memprioritaskan keselamatan selama kondisi cuaca buruk berlangsung. Fenomena alam ini tidak hanya mencakup curah hujan tinggi, tetapi juga disertai angin kencang dan perubahan suhu yang fluktuatif.
Pejabat setempat menegaskan bahwa seluruh aktivitas luar ruangan serta perjalanan jauh harus dihindari guna mencegah risiko kecelakaan.
Bagi masyarakat yang terpaksa berkendara, otoritas meminta pengemudi untuk meningkatkan kewaspadaan dengan mengurangi kecepatan serta menjaga jarak aman antar kendaraan. Warga juga diperingatkan untuk menjauhi area lembah, saluran air yang rawan banjir, serta wilayah pesisir pantai.
Langkah pengamanan di lingkungan tempat tinggal juga menjadi sorotan. Masyarakat dianjurkan untuk mengamankan benda-benda di balkon atau atap yang mudah terlepas akibat angin kencang, serta memindahkan bahan berbahaya dari ruang terbuka.
Di kota besar seperti Abu Dhabi dan Dubai, peringatan cuaca ini diperkirakan akan terus berlaku selama 48 jam ke depan.
Selain imbauan kepada individu, Pemerintah UEA juga menekankan agar perusahaan swasta menerapkan pedoman keselamatan kerja yang ketat, terutama bagi karyawan yang bekerja di area terbuka.
Otoritas mengingatkan masyarakat untuk hanya mempercayai informasi cuaca dari sumber resmi dan tidak menyebarkan rumor yang dapat memicu kepanikan di tengah situasi badai.














