Perkembangan Covid-19 Di Buleleng Saat Ini, Selain 24 Pasien Sembuh, Juga 2 Orang Pasien Meninggal

  • Whatsapp

JurnalPatroliNews – Buleleng – Perkembangan Penanganan Virus Corona atau Covid-19 di Kabupaten Buleleng hingga hari Kamis (08/04), selain adanya 24 orang pasien sembuh, juga kabar duka adanya 2 orang pasien meninggal dunia.

Koordinator Bidang Data dan Informasi Satgas Penanganan Covid-19 Buleleng, Ir. Nyoman Genep, MT menyampaikan, bahwa terdapat 24 orang sembuh dari Covid-19 yang sudah diperbolehkan pulang.

Bacaan Lainnya

“Dua puluh empat orang sembuh itu berasal dari Kecamatan Sukasada sebanyak 2 orang, Kecamatan Buleleng sebanyak 7 orang, Kecamatan Seririt sebanyak 8 orang, Kecamatan Gerokgak sebanyak 2 orang, Kecamatan Sawan sebanyak 1 orang, Kecamatan Kubutambahan sebanyak 2 orang, Kecamatan Banjar sebanyak 1 orang dan Kecamatan Busungbiu sebanyak 1 orang,” ucapnya.

Selain itu, Nyoman Genep membawa kabar duka, karena 2 orang dinyatakan meninggal dunia.

“Pasien pertama berasal dari Desa Banjarasem, Kecamatan Seririt, seorang laki-laki, berumur 56 tahun, dengan riwayat pasien datang ke RSUD Buleleng sejak 6 April 2021 dengan gejala demam, nyeri kepala, mual, makan minum menurun, pneumonia, komorbid CKD ON HD Reguler. Pasien dinyatakan meninggal tanggal 7 April 2021” ujar Nyoman Genep yang juga Plt Kadis Kominfosanti Buleleng.

Sedangkan pasien kedua, berasal dari Desa Sulanyah, Kecamatan Seririt, seorang laki-laki, berumur 75 tahun, dengan riwayat pasien datang ke RSUD Buleleng sejak 6 April 2021, dengan gejala demam, batuk, sesak, pneumonia, komorbid asma dengan seretide dan riwayat jantung, pasien dinyatakan meninggal tanggal 8 April 2021.

Lebih lanjut, Nyoman Genep menyampaikan hari ini juga terdapat 22 orang konfirmasi baru yang berasal dari Kecamatan Buleleng sebanyak 10 orang, Kecamatan Seririt sebanyak 7 orang, Kecamatan Sukasada sebanyak 2 orang dan masing-masing dari Kecamatan Banjar, Gerokgak dan Kubutambahan sebanyak 1 orang.

Sementara itu, kasus konfirmasi dalam perawatan sebanyak 187 orang dengan rincian, RSUD Buleleng 27 orang, RS. Balimed 16 orang, RS. Karya Dharma Husada 34 orang, RS. Kerta Usada 4 orang, RS. Tangguwisia 1 orang, RS. Santi Graha 2 orang, RS. Sanglah 2 orang, RS. Tentara 1 orang, Klinik Bakti Rahayu Buleleng 4 orang, Sandi Mas Lokapaksa 6 orang, isolasi desa 3 orang dan isolasi mandiri 87 orang.

Terkait data lain, kasus konfirmasi kumulatif di Buleleng menjadi 3.087 orang, sembuh 2.773 orang, meninggal 127 orang, sedang dirawat di Buleleng 185 orang dan dirawat di luar Buleleng 2 orang. Kasus suspek kumulatif di Buleleng 3.272 orang, suspek konfirmasi 1.350 orang, discarded 1.801 orang, suspek masih dipantau 43 orang dan probable 78 orang.

Data lain disebutkan, kontak erat kumulatif di Buleleng 16.637 orang, kontak erat konfirmasi 1.509, discarded 14.529 orang, karantina mandiri 120 orang kemudian kontak kontak erat menjadi suspek 479 orang, kasus konfirmasi non suspek/kontak erat 226 orang dan kasus pelaku perjalanan terkonfirmasi 2 orang.

Dipenghujung rilis, Nyoman Genep mengajak masyarakat yang sudah atau belum divaksin agar tetap mematuhi Protokol Kesehatan (ProKes) dengan menerapkan 6 M, yakni memakai masker dengan benar saat keluar rumah, mencuci tangan dengan air yang mengalir/hand sanitizer, menghindari kerumunan, mengurangi bepergian ke luar daerah, mentaati aturan dan meningkatkan imun tubuh.

(* – TiR).-

Pos terkait