JurnalPatroliNews – Jakarta -Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jawa Barat menggelar operasi gabungan di sejumlah tempat hiburan malam di Kota Bandung pada Sabtu (1/8/2026) malam. Dari hasil pemeriksaan terhadap puluhan pengunjung, empat orang dinyatakan positif menggunakan zat yang terindikasi narkotika dan obat-obatan tertentu berdasarkan hasil tes urine.
Direktur Reserse Narkoba Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Arly Jembar Jumhana, mengatakan hasil pemeriksaan menunjukkan dua orang terindikasi positif metamfetamina, sementara dua lainnya positif benzodiazepine (benzo).
“Sebanyak dua orang dinyatakan positif metamfetamina dan dua orang lainnya positif benzo berdasarkan hasil tes urine,” ujar Arly dalam keterangan tertulis, Minggu (2/8/2026).
Keempat orang tersebut selanjutnya dibawa ke Polrestabes Bandung untuk menjalani pemeriksaan lanjutan guna mengetahui asal-usul penggunaan zat tersebut, termasuk kemungkinan adanya dugaan tindak pidana penyalahgunaan narkotika.
Operasi gabungan tersebut melibatkan 176 personel dari berbagai instansi. Selain Ditresnarkoba Polda Jawa Barat, kegiatan juga melibatkan unsur Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Jabar, Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam), Bidang Provost, Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Bandung, Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Barat, Bea Cukai Jawa Barat, serta Polisi Militer Kodam III/Siliwangi.
Dalam pelaksanaannya, petugas dibagi menjadi dua tim. Tim pertama menyisir sejumlah tempat hiburan malam di kawasan Bandung Utara, sedangkan tim kedua melakukan pemeriksaan di lokasi hiburan malam yang berada di wilayah Bandung Timur.
Selama operasi berlangsung, sebanyak 67 pengunjung menjalani pemeriksaan melalui tes urine sebagai bagian dari upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba di tempat-tempat hiburan malam.
Polda Jawa Barat menegaskan kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkala sebagai langkah pengawasan terhadap potensi peredaran dan penyalahgunaan narkotika di lokasi-lokasi yang dianggap memiliki tingkat kerawanan tinggi.
Selain sebagai bentuk penegakan hukum, operasi ini juga bertujuan menciptakan lingkungan hiburan yang lebih aman sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang.
Hingga berita ini diterbitkan, kepolisian masih melakukan pendalaman terhadap empat orang yang hasil tes urinenya menunjukkan indikasi positif. Aparat belum menyampaikan identitas maupun status hukum mereka karena proses pemeriksaan masih berlangsung.















Komentar