JurnalPatroliNews – Jakarta – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI mempertegas komitmennya mendukung target pemerintah membangun 3 juta rumah untuk rakyat.
Langkah itu diwujudkan lewat sosialisasi Kredit Program Perumahan (KPP) yang digelar bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) di Sutera Hall, Mall of Alam Sutera, Banten, Jumat, 26 September 2025.
Direktur Utama BNI, Putrama Wahju Setyawan, menjelaskan bahwa skema pembiayaan terintegrasi melalui KPP diharapkan mampu menciptakan ekosistem perumahan yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan. Selain itu, program ini juga diyakini dapat membuka lapangan kerja baru sekaligus meningkatkan produktivitas sektor UMKM.
“Lewat platform wondr by BNI, masyarakat bisa mengakses pembiayaan, mengatur cicilan, hingga memantau keuangan secara praktis, aman, dan efisien. Inisiatif ini sejalan dengan agenda pemerintah dalam memperluas kesempatan kerja, mempercepat pembangunan infrastruktur, serta mendorong pemerataan ekonomi nasional,” ujar Putrama, Minggu, 28 September 2025.
Menteri PKP, Maruarar Sirait, menyampaikan apresiasinya atas langkah cepat BNI dalam menyediakan akses pembiayaan perumahan bagi masyarakat luas. Menurutnya, KPP bukan hanya bermanfaat bagi pengembang dan kontraktor, melainkan juga bisa dimanfaatkan pelaku UMKM untuk kebutuhan pengadaan tanah, bahan bangunan, hingga penyediaan barang dan jasa.
Bagi individu, fasilitas ini dapat digunakan untuk membeli rumah, membangun hunian baru, maupun melakukan renovasi, termasuk perbaikan toko atau kios yang mendukung kegiatan usaha.
“Langkah ini sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Keuangan agar penyerapan anggaran, termasuk KUR Perumahan, terus dipercepat menjelang akhir tahun,” tegas Maruarar.














